INDOZONE.ID - Pada cerita rakyat atau mitologi Jepang, terdapat banyak makhluk supernatural yang dikenal sebagai yokai. Salah satu yang paling menyeramkan adalah Gashadokuro, sosok tengkorak raksasa yang konon berkeliaran pada malam hari.
Legenda ini menggambarkan makhluk yang terbentuk dari kumpulan tulang manusia dan dipenuhi kemarahan serta dendam.
Kisah tentang Gashadokuro telah menjadi bagian dari cerita rakyat Jepang selama berabad-abad dan sering dikaitkan dengan tragedi perang maupun kelaparan.
Baca juga: Perjanjian Shimonoseki, Titik Balik Sejarah Jepang dan Tiongkok
Apa Itu Gashadokuro?
Gashadokuro adalah makhluk yokai yang digambarkan sebagai kerangka raksasa yang berjalan di malam hari. Tubuhnya tersusun dari banyak tulang manusia yang menyatu menjadi satu makhluk besar.
Nama Gashadokuro sendiri berasal dari suara tulang yang berderak ketika makhluk ini bergerak, yaitu bunyi “gachi gachi”.
Suara tersebut dipercaya menjadi tanda kehadiran makhluk ini di tengah kegelapan malam. Dalam legenda, Gashadokuro sering muncul di daerah pedesaan saat malam paling sunyi.
Ketika menemukan manusia yang berjalan sendirian, makhluk ini dapat menyerang secara tiba-tiba dan menangkap korbannya.
Baca juga: Kisah Kuchisake-onna, Legenda Wanita Bermulut Robek dari Jepang
Asal Usul Gashadokuro
Cerita tentang Gashadokuro berawal dari kematian tragis banyak orang pada masa lalu. Korban perang atau orang yang meninggal karena kelaparan sering kali tidak mendapatkan pemakaman yang layak.
Menurut kepercayaan dalam Mitologi Jepang, jiwa orang-orang tersebut tidak dapat tenang dan berubah menjadi roh yang dipenuhi kemarahan. Energi negatif yang tersisa dari kematian mereka kemudian menyatu.
Ketika tulang dari ratusan korban berkumpul, kemarahan dan kesedihan itu dipercaya membentuk sosok kerangka raksasa yang disebut Gashadokuro. Makhluk ini digambarkan membawa dendam terhadap manusia yang masih hidup.
Baca juga: Samurai: Dari Ksatria Feodal Hingga Simbol Budaya Jepang Modern
Legenda Takiyasha Hime dan Gashadokuro
Salah satu kisah terkenal tentang Gashadokuro berkaitan dengan seorang samurai bernama Taira no Masakado. Ia pernah memimpin pemberontakan melawan pemerintah pusat pada masa Jepang kuno.
Setelah Masakado tewas, putrinya yang dikenal sebagai penyihir, Takiyasha Hime, dikisahkan melanjutkan perjuangan ayahnya. Dalam legenda tersebut, ia menggunakan ilmu sihir untuk memanggil kerangka raksasa dari tulang para prajurit yang gugur.
Makhluk raksasa itu kemudian dikirim untuk menyerang kota Kyoto. Kisah ini bahkan pernah digambarkan dalam lukisan terkenal karya Utagawa Kuniyoshi yang menampilkan sosok kerangka raksasa menyeramkan.
Baca juga: Mengenal Tradisi Seijin No Hi, Upacara Kedewasaan pada Masyarakat Jepang Saat Masuk Usia Matang
Habitat dan Kemunculan
Dalam cerita rakyat, Gashadokuro dipercaya muncul di tempat-tempat yang berkaitan dengan kematian massal. Lokasi yang sering disebut antara lain kuburan massal, medan perang, atau daerah yang pernah mengalami bencana kelaparan.
Makhluk ini biasanya berkeliaran pada malam hari dan jarang terlihat secara langsung oleh manusia.
Gashadokuro merupakan salah satu makhluk paling menyeramkan dalam Mitologi Jepang. Sosok tengkorak raksasa ini dipercaya terbentuk dari tulang manusia yang dipenuhi amarah dan dendam akibat kematian tragis.
Meski hanya bagian dari legenda, kisah Gashadokuro menggambarkan bagaimana tragedi perang dan kelaparan pada masa lalu dapat melahirkan cerita rakyat yang penuh misteri dan simbolisme.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yokai.com