Ilustrasi Kuchisake-onna (AI/Gemini)
INDZONE.ID - Kuchisake-onna merupakan salah satu urban legend yang paling dikenal dan menakutkan di Jepang.
Sosok ini digambarkan sebagai wanita bermulut robek yang muncul pada malam hari dan menghantui orang-orang yang berjalan sendirian.
Legenda ini telah beredar selama ratusan tahun dan terus berkembang dari masa ke masa, bahkan sempat menimbulkan kepanikan luas di Jepang pada abad ke-20.
Baca juga: Urban Legend Jepang Okesa Neko: Kisah Kucing Jelmaan Geisha dari Jepang
Kuchisake-onna secara harfiah berarti “wanita bermulut robek.” Dalam cerita rakyat, ia digambarkan sebagai arwah perempuan yang mengalami mutilasi pada bagian mulutnya yang robek lebar dari telinga ke telinga.
Ia biasanya muncul pada malam hari, mengenakan topeng kain, masker, atau menutupi mulutnya dengan kipas dan sapu tangan.
Baca juga: Bukan Sekadar Pendekar, Ini Evolusi Panjang Samurai Jepang
Penampilannya sering kali tampak biasa saja pada awalnya, sehingga tidak langsung menimbulkan kecurigaan.
Namun, di balik penutup wajah itu, tersembunyi senyum mengerikan yang menjadi ciri khasnya.
Dalam banyak versi cerita, Kuchisake-onna mendekati orang yang berjalan sendirian, terutama anak-anak atau remaja. Ia lalu bertanya dengan suara pelan, “Watashi, kirei?” yang berarti, “Apakah aku cantik?”
Jika korban menjawab “ya”, ia akan membuka penutup wajahnya dan memperlihatkan mulutnya yang robek lebar. Setelah itu, ia kembali bertanya, “Kore demo?” atau “Bagaimana sekarang?”
Baca juga: Konflik Yamato dan Emishi: Jejak Sejarah yang Membentuk Wajah Jepang
Jawaban apa pun seolah tidak membawa keselamatan. Jika korban menjawab “tidak”, ia konon akan menyerang dan melukai korban dengan cara yang sama seperti yang dialaminya.
Jika menjawab “ya” untuk kedua kalinya, dalam beberapa versi ia tetap akan mengikuti korban hingga ke rumah dan membunuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yokai.com