Ilustrasi rumah angker. (Freepik)
INDOZONE.ID - Ngomongin soal hantu memang nggak ada habisnya. Dari dulu sampai sekarang, cerita soal arwah penasaran, rumah berhantu, atau tempat keramat selalu jadi bahan obrolan yang bikin bulu kuduk berdiri.
Uniknya, cerita-cerita kayak gini nggak cuma ada di satu negara aja. Dari Amerika sampai Arab Saudi, ada banyak rumah yang katanya jadi sarang makhluk tak kasat mata.
Nah, kalau Kamu suka hal-hal horor, coba deh intip 7 rumah paling angker di dunia berikut ini. Tapi, baca jangan pas sendirian ya!
Rumah ini dinamai dari arwah seorang anak kecil bernama Sallie. Banyak cerita aneh terjadi di dalamnya, mulai dari penampakan sampai luka misterius yang dialami para pengunjung.
Dulunya, rumah ini juga dihuni seorang wanita kejam yang bikin keluarganya kabur. Sekarang, Sallie House jadi destinasi horor terkenal di Kansas.
Baca juga: Kisah Mistis Sungai Wingit Kaliwulu: Ikan Aneh, Bisikan Gaib, dan Teror Malam
Legenda paling terkenal di sini adalah Annie Palmer, pemilik perkebunan abad ke-18 yang katanya ahli voodoo. Ia dituduh membunuh suami-suaminya dan banyak budak.
Konon, arwah mereka masih gentayangan sampai sekarang. Cerita Annie Palmer ini bahkan menginspirasi Johnny Cash buat bikin lagu.
Disebut-sebut sebagai rumah paling berhantu di Australia, tempat ini punya sejarah kelam: ada yang dibakar hidup-hidup, jatuh dari balkon, sampai anak kecil yang dilempar dari tangga.
Banyak orang bilang sering merasa disentuh atau dipanggil padahal nggak ada siapa-siapa. Ngeri kan?
Baca juga: Mitos Bunga Kenanga: Benarkah Bisa Datangkan Jodoh?
Di sebuah desa kecil bernama Borgvattnet, ada rumah pendeta tua yang terkenal angker sejak tahun 1927.
Beberapa pendeta yang pernah tinggal di sana ngaku sering melihat penampakan.
Sekarang bangunannya malah dijadikan penginapan dan restoran. Jadi, kalau ada yang berani, bisa coba nginep semalam di sana!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Europeoftales.net