Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 15:06 WIB

Kisah Mistis Gundul Pecengis: Hantu Kepala yang Tertawa dan Bikin Trauma

Kisah Mistis Gundul Pecengis: Hantu Kepala yang Tertawa dan Bikin TraumaIlustrasi Gundul Pecengis. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Desa Jatiasa dikenal sebagai desa kecil yang adem, penuh tradisi, dan dikelilingi sawah serta kebun durian.

Malam biasanya datang membawa ketenangan, tapi siapa sangka di balik sunyi itu ternyata tersimpan kisah mistis yang bikin bulu kuduk berdiri.

Kisah ini datang dari empat pemuda desa yaitu Gito, Yanto, Jabrik, dan Gendon. Mereka biasa disebut geng koplak desa, selalu bareng ke mana-mana. Tapi malam itu, tawa mereka berubah jadi jeritan.

Yuk simak kisah mistis gundul pecengis dilansir dari YouTube @BAKAL MATI selengkapnya!

Baca juga: Kisah Mistis Kebo Kemali: Teror Makhluk Gaib yang Suka Ganggu Perempuan hingga Berakhir Tragis

Masa Muda yang Ceria

Empat sahabat ini sudah akrab sejak kecil. Main di sungai, nyolong buah tetangga, sampai nongkrong di pos ronda bareng, semua mereka jalani barengan.

Hidup mereka sederhana, belum punya pekerjaan tetap, tapi selalu kompak bikin suasana ramai.

Gito si kurus yang suka usil, Yanto si pendiam tapi pemberani, Jabrik si tukang tidur tapi jago joget, dan Gendon si tambun pecinta durian.

Kalau ada layar tancap di balai desa, mereka pasti jadi barisan depan, bukan buat nonton wayang serius, tapi buat bagian Limbukan dan Goro-goro. Jogetan sinden muda dan musik dangdut bikin malam terasa sempurna buat mereka.

Sampai akhirnya, satu malam jadi titik balik yang bikin hidup mereka nggak pernah sama lagi.

Malam Layar Tancap

Waktu itu, layar tancap kembali digelar di tengah lapangan desa. Lampu petromaks menerangi wajah penonton, suara sinden bergema, dan jogetan bikin suasana meriah. Gito dan gengnya sudah siap dari magrib, bawa gorengan sama teh botol.

Jabrik langsung joget begitu musik dangdut diputar, disusul Gendon yang tubuhnya bergoyang seperti jelly.

Penonton ngakak, suasana pecah. Semua terasa biasa, penuh tawa, sampai pertunjukan selesai lewat tengah malam.

Mereka pun pulang lewat kebun durian, jalur yang sudah ribuan kali mereka lewati. Tapi malam itu berbeda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Mistis Gundul Pecengis: Hantu Kepala yang Tertawa dan Bikin Trauma

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!