Ilustrasi Kisah Mistis Pulau Ramree. (Foto: Freepik @wirestock)
INDOZONE.ID - Banyak orang membayangkan pulau itu identik dengan liburan, pantai pasir putih, dan laut yang tenang.
Tapi ternyata, nggak semua pulau itu ramah dan menyenangkan. Salah satu contoh nyata yang bikin merinding adalah Pulau Ramree di Myanmar.
Di balik ketenangannya, pulau ini menyimpan kisah mistis dan tragis yang bikin siapa pun berpikir dua kali sebelum menginjakkan kaki di sana.
Bukan cuma soal sejarah, kisah Pulau Ramree juga dibalut aura mistis yang sampai sekarang masih jadi perbincangan. Yuk, kita bahas bareng-bareng tentang tragedi yang pernah terjadi di pulau ini, dilansir dari YouTube/ersachanel19 selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Buaya Putih: Rahasia Kelam dari Desa Pinggir Hutan
Pulau Ramree terletak di lepas pantai barat Myanmar, atau dulu dikenal sebagai Burma. Sekilas, pulau ini tampak biasa saja, hutan bakau, rawa-rawa, dan alam liar yang lebat.
Tapi siapa sangka, tempat ini menyimpan kejadian yang nggak terlupakan, terutama saat Perang Dunia II berlangsung.
Nah, yang bikin pulau ini menyeramkan bukan cuma karena hewan buasnya, tapi juga karena tragedi yang menewaskan ratusan manusia dalam waktu singkat.
Bahkan, kisahnya sampai masuk dalam Guinness Book of Records, sebagai tragedi terbesar akibat serangan hewan terhadap manusia.
Tahun 1945, menjelang akhir Perang Dunia Kedua, pasukan Inggris dan Jepang terlibat pertempuran sengit di wilayah Asia Tenggara, termasuk Pulau Ramree.
Saat posisi pasukan Jepang mulai terdesak, sekitar 400 tentara mereka memilih melarikan diri ke daerah rawa-rawa yang mengelilingi pulau.
Mereka berpikir itu adalah pilihan paling aman. Tapi ternyata, mereka justru melangkah masuk ke sarang maut, tempat tinggal buaya air asin yang dikenal sangat agresif.
Malam itu, rawa berubah jadi tempat pembantaian yang mengerikan. Satu per satu tentara Jepang diserang dan dimangsa oleh buaya-buaya besar yang mengintai dari balik lumpur.
Suara jeritan dan percikan air jadi satu-satunya saksi atas tragedi yang berlangsung di tengah gelap malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube