INDOZONE.ID - Tahun 1902 akan selalu dikenang oleh Presiden AS, Theodore Roosevelt sebagai salah satu tahun terberatnya sebagai Presiden. Pada saat itu, Teddy Roosevelt harus menyelesaikan perseteruan antara sebuah perusahaan tambang dengan para penambangnya.
Usai masalahnya beres, Teddy memutuskan untuk healing ke wilayah Mississippi untuk berburu Beruang bersama Gubernur Mississippi saat itu, Andrew Longino.
Teddy bersama Andrew melakukan perburuannya di Onward, Mississippi pada bulan November 1902. Dalam perburuannya, kedua petinggi di AS itu dibantu oleh Holt Collier selaku pemandu perjalanan mereka.
Baca Juga: 5 Kasus Hukuman Penjara Terlama di Sepanjang Sejarah
Selain mereka bertiga, sejumlah pemburu hingga jurnalis pun turut ikut dalam perjalanan mereka. Rencananya perburuan tersebut akan digelar selama 10 hari.
Dalam perjalanannya, para pemburu berhasil memojokkan seekor Beruang. Meskipun harus kehilangan para Anjing pemburu yang mati diterkam si Beruang, tapi para pemburu berhasil menangkap binatang buas tersebut.
Ada cerita menarik saat proses pemburuan Beruang ini.
Baca Juga: Mengenang Kasus Robot Gedek: Teror Pembunuh Berantai di Jakarta Era 90-an
Teddy sempat menyebut kalau Ia ingin memburu seekor Beruang seorang diri, terlebih lagi karena dirinya memang hobi berburu binatang buas. Ia menceritakan keinginannya itu kepada rekan-rekannya.
Mendengar cerita sang Presiden, Collier berniat untuk membuat sang Presiden terkesima. Jadi Ia memutuskan untuk memburu seekor Beruang seorang diri tanpa sepengetahuan Teddy dan yang lainnya.
Collier membawa para Anjingnya, walaupun mereka semua mati akibat si Beruang. Usai menangkap si Beruang, Collier langsung memberitahu Teddy kalau dirinya sudah menangkap seekor Beruang.
Baca Juga: Legenda Misteri Kereta Hantu di Stasiun Tersibuk Indonesia, Manggarai 2003
Teddy pun melihat kondisi si Beruang yang sudah berlumuran darah akibat luka serangan para Anjing pemburu. Hanya butuh 1 tembakan saja untuk bisa mengakhiri nyawa si Beruang, namun Presiden Roosevelt enggan menghabisi nyawa si Beruang dengan alasan tidak suportif bagi seorang pemburu menghabisi nyawa hewan buruan milik orang lain.
Kisah perburuan Presiden Roosevelt ini langsung menjadi viral berkat para jurnalis yang ikut dalam perburuan itu. Bahkan, seorang komikus dari Washington Post bernama Clifford Berryman, sampai membuat sebuah ilustrasi kartun berupa seekor Beruang kecil nan lucu dan imut.
Berkat ilustrasinya Cliff ini, seorang pembuat boneka bernama Morris Michtom mulai terinspirasi untuk membuat sebuah boneka Beruang sebagai mainan anak-anak. Dan mainan inilah yang kita kenal sebagai Teddy Bear.
Pada saat dijual di toko mainannya, Morris tidak menyangka kalau Teddy Bear menjadi produk terlaris di tokonya. Karena kepopuleran mainan tersebut, Morris sampai menemui Presiden Roosevelt untuk meminta izin supaya namanya diizinkan sebagai produk dagang mainan miliknya.
Baca Juga: 6 Arti Mimpi Dikasih Bayi Menurut Primbon Jawa
Dan hasilnya, sang Presiden mengizinkan Morris menggunakan nama Teddy dalam produknya. Kepopuleran boneka Teddy Bear pun mulai menyebar hingga ke seluruh pelosok dunia. Menariknya, boneka Teddy Bear ini sampai dijadikan simbol kampanye Presiden di tahun 1904 oleh kubu Republik.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Allthatsinteresting.com