Senin, 19 AGUSTUS 2024 • 11:05 WIB

Henry Hale Bliss, Korban Kecelakaan Lalu Lintas Pertama di Amerika Serikat

Author

Henry Hale Bliss

INDOZONE.ID - Setelah kita bahas soal kasus kecelakaan lalu lintas pertama di Inggris, kali ini kita pindah ke Amerika Serikat (AS).

Kejadiannya terjadi pada tanggal 13 September 1899 di antara West 74th Street dan Central Park West, New York.

Seorang pegawai real estate berumur 69 tahun dengan nama Henry Hale Bliss menjadi orang pertama di AS yang jadi korban lakalantas.

Baca Juga: Kisah Keluarga Turpin, Orang Tua Keji yang Tega Menelantarkan 13 Anaknya

Henry meninggal di tempat usai ditabrak oleh mobil taksi yang berusaha menyalip sebuah mobil truk.

Arthur Smith selaku sopir taksi mengaku terkejut saat melihat Henry muncul usai dirinya menyalip sebuah truk. Akibatnya, Henry mengalami luka parah di kepala dan dadanya.

Henry pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Mount Sinai West. Ketika diperiksa oleh dr. Marny, sang dokter menyebut kalau kondisi Henry sudah kritis.

Baca Juga: Misteri John Lawson House: Rumah Angker yang Dijaga Patung Maneken

Henry pun meninggal di pagi hari tanggal 14 September 1899.

Di sisi lain, Arthur sempat ditahan oleh polisi, namun karena kejadian tersebut merupakan murni karena unsur ketidaksengajaan, Ia pun dibebaskan.

Fun fact, saat kejadian Arthur sedang mengantar anak dari Walikota New York bernama Franklin Edson.

Baca Juga: Katherine Knight, Si Ibu Sadis Australia: Hidangkan Anaknya dengan Daging Ayahnya Sendiri

Sebagai bentuk penghormatan kepada Henry, pemerintah kota New York sampai membuatkan sebuah plakat di lokasi kejadian.

 

Ilustrasi lakalantas

Faktor fokus pengendara yang teralihkan menjadi salah satu dari 5 penyebab utama terjadinya kasus lakalantas di AS.

Faktor lainnya antara lain berkendara dalam keadaan mabuk, tidak menggunakan sabuk pengaman, mengebut dan berkendara dalam kondisi mengantuk.

Dilansir dari Forbes, mayoritas lakalantas di AS terjadi akibat pengendaranya yang dalam pengaruh alkohol dan membawa mobilnya melebihi batas kecepatan standar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikimedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU