Senin, 12 AGUSTUS 2024 • 19:52 WIB

Penipuan Sirkus: Kisah Joice Heth Dipromosikan Sebagai Pengasuh George Washington Berusia 161 Tahun

Author

Joice Heth

INDOZONE.ID - Ini adalah kisah tentang Joice Heth, wanita Afrika-Amerika yang menjadi salah satu penampil di acara sirkus milik P.T. Barnum.

Sepanjang hidupnya, Joice merupakan seorang budak dari John S. Bowling. Ia dijual oleh John pada Juni 1835 saat dirinya dipajang di pasar budak Louisville, Kentucky.

Secara fisik, Joice terlihat sangat tua layaknya seseorang yang sudah berumur lebih dari 1 abad. Penampilannya itulah yang menarik perhatian R.W. Lindsay dan Coley Bartram, yang bekerja sebagai tim promotor di sebuah tim sirkus.

Baca Juga: Raymond Washington, Pendiri The Crips, Salah Satu Gangster Brutal di Amerika

Setelah membeli Joice, Lindsay dan Bartram mempromosikan Joice sebagai pengasuhnya George Washington, presiden pertama sekaligus pendiri dari Amerika Serikat. Akan tetapi, promo mereka kurang menarik minat pengunjung dan malah membuat mereka rugi usai membelinya.

Semenjak saat itu, kedua promotor itu kembali menjualnya kepada P.T. Barnum. Berkat kepandaiannya dalam melakukan promo pada acara sirkusnya, Joice menjadi salah satu pundi uang bagi tim sirkusnya Barnum.

Sukses Besar

Dalam promonya, ia tetap menggunakan embel-embel "pengasuh George Washington", namun menambahkan bumbu "clickbait", dengan menyebut bahwa Joice sudah berusia 161 tahun. Hal tersebut sesuai dengan penampilan Joice saat itu.

Baca Juga: Ominugui, Acara Pembersihan Patung Buddha Agung di Kuil Todaiji

Poster iklannya Joice buatan P.T. Barnum

Tentunya orang-orang merasa antusias dengan promo yang dibuat oleh Barnum.

Joice pertama kali dipertunjukkan oleh Barnum saat membuka sirkusnya di Niblo's Garden, New York pada 10 Agustus 1835. Menariknya dalam waktu seminggu, pertunjukkannya Joice mampu menghasilkan pemasukan sebesar USD45.400.

Pertunjukkan Joice harus berakhir karena ia tutup usia pada 19 Februari 1836.

Pembuktian Usia

Setelah kepergiannya, sejumlah ahli mengaku tertarik untuk melakukan autopsi di depan publik atas dasar keraguan mereka terkait umur Joice.

Orang yang melakukan autopsi tersebut adalah seorang dokter bernama David L. Rogers.

Proses autopsi tersebut dilakukan di New York's City Saloon pada 25 Februari 1836, yang ditonton oleh 15.000 orang.

Hasilnya, umur asli Joice ternyata 2 kali lebih muda dibanding iklan yang dibuat oleh Barnum. Itu berarti, Joice diperkirakan berumur 80 tahun, dengan begitu Ia diprediksi lahir di tahun 1756.

Dengan adanya bukti otentik berupa hasil autopsi, bentuk rupa dari Joice inilah yang memperkuat hoaks soal umurnya.

Saat dipertunjukkan di depan publik, kondisi Joice sudah lumpuh dan buta. Walau begitu, ia masih bisa berbicara dan menggerakkan tangan kanannya saja.

Tubuhnya seperti tengkorak yang dibungkus oleh kulit dengan keriput yang sangat dalam dan giginya sudah ompong.

Baca Juga: Apa Hukum Sumpah Pocong yang Dilakukan oleh Saka Tatal dalam Islam? Ini Penjelasannya

Satu fakta lainnya yang dapat mematahkan promo buatan Barnum adalah jarak usia antara Joice dengan Presiden Washington.

Joice lahir di tahun 1756, sementara Presiden Washington lahir pada 22 Februari 1732. Jadi, bisa disimpulkan kalau Presiden Washington jauh lebih tua dibandingkan Joice.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikidata, Odd Feed, History Of Sorts

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU