Jumat, 19 JULI 2024 • 16:26 WIB

Dugaan Perselingkuhan Soekarno dan Marilyn Monroe: Ada Campur Tangan CIA hingga Tersebar Foto Tak Senonoh

Author

Perselingkuhan Marilyn Monroe dan Soekarno diketahui CIA

INDOZONE.ID – Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA memiliki cara untuk menyingkirkan Soekarno sebagai presiden Indonesia, yakni dengan menggunakan Marilyn Monroe sebagai sang penggoda.

Awal kedekatan Soekarno dengan sang bom seks, Marilyn Monroe terjadi saat sang proklamator menghadiri acara yang diadakan oleh Presiden Motion Picture Association of America, yakni Allen Johnson.

Ketika itu Marilyn Monroe terlihat langsung akrab dengan Soekarno. Bahkan seorang fotografer berhasil menangkap momen saat mata Soekarno seakan melihat ke arah dada sang megabintang Hollywood tersebut.

Baca Juga: CIA Jadi Dalang Kejatuhan Soekarno? Ada Peran Marilyn Monroe sebagai Penggoda sang Proklamator

Dilansir dari YouTube Idenesia Channel, pertemuan Soekarno dengan Marilyn Monroe berlanjut pada tahun 1956 saat syuting “Bos Stop”.

Kedekatan dengan Soekarno itu membuat Marilyn Monroe mengatakannya ke Robert Slatzer. Bahwa ia dan Soekarno memang ingin menghabiskan malam bersama pada waktu itu, istilahnya one night stand dengan sang Proklamator.

Dalam buku “Goddess The Secret of Life yang ditulis oleh Anthony Summer, disebutkan adanya dugaan perselingkuhan antara mereka.

Baca Juga: 3 Misteri Monas: Dari Jejak Kaki Soekarno Hingga Penampakan Hantu Wanita yang Terlihat dari kantor Presiden

Joseph Lugan Jadi Mak Comblang Antara Soekarno dan Marilyn Monroe

Diketahui, ada peran Joseph Logan, sang sutradara terkenal yang mempertemukan Marilyn Monroe dan Soekarno.

“Saya telah berpikir kalau mereka berdua ini memang telah melakukan pertemuan lanjutan, setelah adanya pesta tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Rumor Presiden Soekarno Masih Hidup, Benarkah? Ini Fakta-Faktanya!

Hal ini juga dibenarkan juga oleh Joseph Smith, seorang mantan pejabat CIA di Asia. Dia menduga ada perselingkuhan antara Soekarno dan Monroe.

“Masih ada upaya dimana yang akan membuat Soekarno untuk masih bersama dengan Monroe pada pertengahan tahun 1958. Saya juga telah mendengar adanya rencana untuk segera membawa mereka ke atas ranjang,” kata Joseph Smith.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube Idenesia Channel

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU