INDOZONE.ID - Pada 28 Februari 1975, terjadi sebuah peristiwa kecelakaan di Stasiun Kereta Bawah Tanah Moorgate, Northern City Line, London, Inggris. Dalam kejadian ini, 43 orang meninggal dunia dan 74 orang mengalami luka parah.
Yang bertugas sebagai masinis saat itu adalah Leslie Newson, seorang pria berumur 56 tahun yang sudah memiliki jam terbang yang banyak sebagai masinis kereta.
Saat di investigasi, pada awalnya tidak ada tanda-tanda kalau Leslie mengidap penyakit tertentu sebelum kejadian.
Baca Juga: Tragedi 18 Januari: Kecelakaan Kereta Api Terburuk di Australia yang Menewaskan 84 Orang
Ada spekulasi yang menyebut kalau Leslie diduga sengaja menabrakkan kereta hingga menabrak tembok terowongan stasiun.
Ada juga spekulasi lain yang menyebut kalau Leslie diduga teralihkan perhatiannya oleh "sesuatu" sebelum kereta yang dibawanya menabrak tembok.Tapi ternyata, terdapat kandungan alkohol di dalam aliran darah Leslie sebesar 80 miligram/100 mili liter.
Kandungan alkohol di dalam darahnya Leslie setara dengan kandungan alkohol yang biasa ditemukan pada tubuh seseorang yang sedang berkendara dalam kondisi mabuk.
Dalam hasil penelitian lanjutan, kandungan alkohol tersebut ditemukan akibat pembusukan yang terjadi pada mayat Leslie tepat 4 hari usai kejadian. Hal ini bisa terjadi karena faktor suhu yang tinggi.
Dan kebetulan, pada saat proses evakuasi, suhu di dalam terowongan saat itu mencapai suhu 49 derajat Celcius. Sementara prosesnya sendiri berlangsung selama 4 hari.
Kereta api yang sudah rusak parah dan luas terowongan yang sempit menjadi penyebab utama dari lamanya proses evakuasi korban.
Investigasi lanjutan juga menemukan kalau Leslie tidak sempat mengaktifkan rem darurat sesaat sebelum kejadian.
Dari segi fungsi, rem tersebut diketahui masih berfungsi dengan baik. Akan tetapi, dengan penuturan saksi yang melihat Leslie termenung sebelum kecelakaan, semakin memperkuat bukti dari hasil investigasi tersebut.
Secara kronologis, Leslie mengajak kernet kereta api nya yang bernama Robert Harris, seorang kernet muda berusia 18 tahun yang baru bekerja sebagai kernet di maskapai London Underground selama 6 bulan. Sejak awal keberangkatan, semuanya tampak aman saja.
Kereta yang dibawa Leslie berangkat dari Drayton Park pada pukul 06:40 pagi waktu setempat. Sekitar 2 jam kemudian pada pukul 08:46 pagi, kereta tersebut sudah hampir sampai di stasiun Moorgate.
Petugas pemberi sinyal sudah memberikan isyarat kepada Leslie untuk menurunkan kecepatan keretanya. Tapi, Leslie urung menghentikan keretanya.
Saat itulah kecelakaan tersebut terjadi. Kereta tersebut masuk ke dalam terowongan buntu dan menabrak tembok hingga rusak parah.
Dalam penuturan beberapa orang saksi, mereka seperti melihat Leslie menatap dengan tatapan kosong sambil memegang kemudi keretanya.
Di sisi lain, penuturan rekan kerja Leslie menyebut kalau Leslie terlihat baik-baik saja dan masih sempat bercanda dengan mereka sebelum berangkat.
Sekitar 10 menit setelah kecelakaan, pihak Rumah Sakit London tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Disusul oleh tim Pemadam Kebakaran dan pihak kepolisian London yang datang 3 menit setelahnya.
Proses evakuasi dimulai pada pukul 09:00 pagi waktu setempat. Puing-puing kereta yang terjebak di dalam terowongan sedalam 21 meter di bawah tanah membuat tim penyelamat kesulitan.
Hasilnya, butuh waktu 4 hari sampai korban terakhir berhasil dievakuasi dan puing-puing kereta bisa dibongkar dari dalam terowongan.
Hingga akhir proses evakuasi, sebanyak 1.324 orang pemadam kebakaran, 240 orang polisi, sekitar 20 orang petugas medis dan 80 mobil Ambulans dikerahkan dalam proses evakuasi peristiwa ini.
Sampai saat ini, kecelakaan stasiun Moorgate dinobatkan sebagai kecelakaan kereta api bawah tanah paling mematikan di Inggris.
Pasca kejadian tersebut, pada bulan Juli 1978, pihak maskapai London Underground memasang sistem pengaman kereta yang diberi nama Trains Entering Terminal Stations (TETS).
Sistem ini akan aktif jika kereta api melewati batas kecepatan 20 km/jam saat sudah dekat dengan titik pemberhentiannya, membuat kereta api akan mengaktifkan rem darurat otomatis di dalam mesinnya.
Baca Juga: Butch Cassidy: Legenda Perampok Kereta Api dan Bank Amerika
Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, sebuah monumen pun didirikan di kawasan Alun-Alun Finsbury, sekitar 400 meter di bagian utara stasiun Moorgate. Monumen ini resmi didirikan pada bulan Juli 2013.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia