INDOZONE.ID - Pada tanggal 6 September 1620, sebuah kapal bernama Mayflower berlayar dari pelabuhan Plymouth, Inggris, dalam sebuah perjalanan bersejarah menuju Amerika Utara.
Kapal ini membawa sekelompok 102 orang pelarian religius yang dikenal sebagai Pilgrim Fathers, atau sering disebut sebagai Pilgrims. Mereka adalah orang-orang yang mencari kebebasan beragama di luar kendali Gereja Inggris yang ketat.
Ini adalah langkah besar dalam sejarah Amerika dan perjalanan mereka mengukir awal pembentukan Amerika Serikat yang kita kenal sekarang.
Baca Juga: Ini Alasan Amerika Rayakan Hari Buruh pada 4 September, Beda dengan May Day di Seluruh Dunia
Siapa Itu Pilgrim Fathers
Para Pilgrim Fathers adalah kelompok Protestan Puritan yang ingin melarikan diri dari persekusi religius di Inggris.
Mereka mencari tempat yang aman untuk beribadah sesuai dengan keyakinan mereka sendiri tanpa tekanan dari gereja atau pemerintah Inggris.
Sebagian besar dari mereka adalah pemukim yang berasal dari daerah Scrooby, Nottinghamshire, dan Lincolnshire.
Banyak Penumpang Meninggal
Perjalanan Mayflower ke Amerika bukanlah perjalanan yang mudah. Kapal ini adalah kapal kargo tua yang tidak dirancang untuk mengangkut penumpang.
Kondisi di kapal sangat keras, dengan ruang yang sempit dan fasilitas yang sangat terbatas. Bahkan mereka tidur bertumpuk-tumpuk di dalam kapal.
Perjalanan ini juga terjadi selama musim gugur yang buruk, sehingga kapal sering terkena badai dan ombak besar.
Kondisi ini membuat hampir separuh penumpang meninggal di kapal.
Pilgrim Fathers Tiba di Amerika
Setelah lebih dari dua bulan di laut, Mayflower akhirnya mencapai pantai Amerika Utara pada bulan November 1620.
Mereka tiba di Cape Cod, yang saat itu merupakan bagian dari wilayah yang sekarang dikenal sebagai Massachusetts. Namun, mereka berlabuh lebih jauh ke selatan dari tujuan awal mereka, yaitu Virginia.
Pembentukan Perjanjian Mayflower
Setelah tiba di Cape Cod, para pemukim menyadari bahwa mereka berada di luar wilayah yang diatur oleh piagam pendirian Virginia Company.
Untuk menjaga keteraturan di antara mereka, mereka menyusun sebuah dokumen yang dikenal sebagai Perjanjian Mayflower. Dokumen ini adalah salah satu tonggak penting dalam sejarah demokrasi Amerika dan menjadi contoh awal kontrak sosial di antara warga negara.
Mewarisi Tradisi Thanksgiving
Pada tahun 1621, para pemukim Pilgrim Fathers dan suku Wampanoag merayakan perayaan panen pertama yang kemudian dikenal sebagai Thanksgiving.
Ini adalah awal dari tradisi Thanksgiving yang masih dirayakan hingga hari ini di Amerika Serikat.
Perjalanan Kapal Mayflower pada tahun 1620 adalah titik awal bagi pemukiman Inggris di Amerika Utara.
Para Pilgrim Fathers adalah salah satu kelompok pendiri Amerika Serikat yang pertama, dan perjalanan mereka adalah cerminan keberanian, tekad, dan perjuangan dalam mencari kebebasan agama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber