INDOZONE.ID - Pertanyaan mengenai sejarah dan asal-usul tanaman pisang adakalanya muncul secara spontan dalam benak kita.
Wajar saja, sebab pisang memegang predikat sebagai salah satu komoditas buah yang paling dikenal secara global berkat karakteristik fisiknya yang khas berwarna kuning serta berbentuk panjang melengkung.
Berdasarkan data yang dikutip dari situs eprints.uny.ac.id, jenis pisang modern diduga kuat lahir dari persilangan alami varietas liar yang telah mengalami domestikasi dalam waktu yang lama.
Baca juga: Asal Usul Kemiringan Bumi dan Hubungannya dengan Pembentukan Tata Surya
Lebih lanjut, berbagai literatur ilmiah juga menempatkan wilayah Asia Tenggara sebagai episentrum atau pusat keanekaragaman genetik tanaman ini.
Selain rasanya yang lezat, buah pisang juga dibanderol dengan harga yang sangat ramah di kantong.
Keunggulan ekonomis inilah yang membuat buah satu ini begitu merakyat dan bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, mulai dari balita, orang dewasa, hingga lansia.
Meski menjadi hidangan meja yang sangat familier bagi lintas generasi, ironisnya masih belum banyak orang yang tahu menahu mengenai benang merah sejarah dan asal-usul dari pohon pisang itu sendiri.
Asal-Usul Pohon Pisang
Eksistensi pohon pisang sebagai bagian dari vegetasi bumi telah terlacak sejak puluhan ribu tahun yang lalu.
Tanaman ini memegang peranan historis yang penting karena termasuk dalam kelompok pohon buah generasi pertama yang sukses didomestikasi oleh manusia.
Pohon pisang sendiri merupakan tumbuhan terna raksasa berdaun besar dan memanjang yang secara taksonomi termasuk dalam famili Musaceae.
Karakteristik morfologi buahnya tumbuh mengelompok dalam tandan, dengan struktur menjari yang secara spesifik diistilahkan sebagai sisir.
Meskipun sebagian besar varietas pisang mengalami perubahan warna menjadi kuning ketika matang, terdapat spektrum warna lain pada jenis tertentu seperti jingga, merah, hijau, ungu, hingga hitam.
Para ahli botani telah memetakan bahwa tanah kelahiran asli dari tanaman pisang meliputi wilayah India, Jazirah Malaya, hingga Filipina.
Perjalanan migrasi hijau ini diperkirakan mulai meluas ke berbagai penjuru dunia sejak tahun 1000 SM.
Dalam proses penyebarannya, tanaman pisang terbagi ke dalam dua jalur utama, gelombang ke arah timur bergerak melintasi luasnya Samudra Pasifik hingga mencapai Hawaii.
Sementara ekspansi ke arah barat menembus jalur Samudra Hindia, menjelajahi benua Afrika, hingga akhirnya menancapkan akarnya di pesisir timur benua Amerika.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa pada sekitar tahun 500, masyarakat Indonesia berkontribusi besar dalam mendistribusikan tanaman pisang hingga ke Pulau Madagaskar.
Selanjutnya pada tahun 650, ekspansi penjelajah Muslim dari tanah Arab turut andil dalam menyebarkan vegetasi ini ke kawasan sekitar Laut Mediterania (Laut Tengah).
Baca juga: Aneh Tapi Nyata, Pohon Pisang Berbuah Sepanjang 2 Meter Hebohkan Warga Kupang
Sementara itu, peta domestikasi pisang di dalam negeri pada mulanya terkonsentrasi di daerah Banyuwangi, Palembang, dan sebagian wilayah Jawa Barat.
Referensi tertulis mengenai komoditas ini juga dapat ditemukan dalam buku Herbarium Amboinense karangan Rumphius (1750), yang mengidentifikasi keberadaan beberapa spesies pisang hutan maupun pisang hasil budidaya di Kepulauan Maluku.
Demikianlah gambaran komprehensif mengenai latar belakang historis dan asal-usul pohon pisang yang patut diketahui.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eprints.uny.ac.id