Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 28 JULI 2024 • 15:55 WIB

Soekarno Dianggap Jadi Mandor Rumusha dan Tunduk dengan Jepang Untuk Sengsarakan Rakyat, Benarkah?

Soekarno Dianggap Jadi Mandor Rumusha dan Tunduk dengan Jepang Untuk Sengsarakan Rakyat, Benarkah?Soekarno mandor Romusha

INDOZONE.ID – Soekarno dianggap sebagai mandor Romusha dan sengsarakan rakyat Indonesia. Benarkah demikian, kalau Romusha yang ditetapkan oleh Jepang ketika menjajah Indonesia itu pada akhir abad ke 20 itu memang didalangi oleh Soekarno?.

Rakyat memang dipaksa untuk bekerja dalam kondisi kelaparan dan sakit sampai timbul ribuan korban jiwa. Setiap keluarga pada waktu itu wajib hukumnya untuk menyerahkan anak laki ke Jepang untuk bekerja paksa.

Baca Juga: Dugaan Perselingkuhan Soekarno dan Marilyn Monroe: Ada Campur Tangan CIA hingga Tersebar Foto Tak Senonoh

Soekarno Jadi Mandor Romusha yang Sengsarakan Rakyat Indonesia

Pada maasa kekejaman Romusha muncul nama Soekarno yang mana sebagai mandor dalam program kerja paksa untuk memerdekana bangsa Jepang. Dalam upaya menuju kemerdekaan itu terdapat 2 pola yakni kooperatif (Kemerdekaan yang dilakukan dengan cara bekerja sama dengan pihak kolonial untuk damai) dan nonkooperatif..

Dimana Hatta dan Soekarno menganut pola perjuangan ini.Mereka berjuang melalui organsiasi politik Jepang dengan harapan dapat mempengaruhi para petinggi Jepang ketika banyak tokoh pergerakan radikal yang tertangkap basah.

Soekarno dilibatkan dalam Romusha untuk mengakomodasi, mengajak, mengirim, dan menarik rakyat untuk melakukan kerja paksa. Ketika itu, Jepang memang sudah mendirikan Organisasi Putera (Pusat Tenaga Kera) pada tahun 142 diketuai oleh Soekarno, Hatta, dan Kyai Haji Mas Mansyur.

Jepang beranggapan kalau pemilihan tokoh itu akan menarik simpatik pribumi dan melakukan akomodasi tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan Jepang. Namun, tenaga kerja Romusha juga sampai merambah ke negeri lain seperti di Birma yang dipekerjakan untuk membangun jalur kereta api.

Baca Juga: CIA Jadi Dalang Kejatuhan Soekarno? Ada Peran Marilyn Monroe sebagai Penggoda sang Proklamator

Parahnya, beberapa daerah yang kehabisan tenaga kerja laki, mulai memperkerjakan ibu – ibu guna tercapainya proyek.

Namun, memang benarkah Soekarno itu terlibat dalam program tersebut dimana ia mulai mengkampanyekan dan menulis pengesahan program tersebut. Ketika menjadi Pahlawan kerja sebagai yang didoktrinkan oleh Jepang. Pekerja paksa itu diyakini telah didaftarkan loleh Soekarno untuk menjad budak yang menderita.

Oleh karena itu, gak salah kalau berbagai kritikan dan tuduhan ditunjukkan ke Soekarno yang dianggap sebagai mandor dan orang yang bertanggung jawab atas kesengsaraan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia akibat Romusha.

Soekarno Tak Menutupi Telah Membuat Rakyat Indonesia Menjadi Sengsara

Dalam buku “Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” yang ditulis oleh Cindy Adams. Soekarno telah membenarkan kalau ia yang mengirim pekerja Indonesia untuk melakukan Romusha.

“Aku ini Sukarno yang telah mengirim mereka pergi bekerja. Ya, akulah orangnya. Aku telah mengirim mereka berlayar menuju kematian. Ya, ya, ya, ya, akulah orangnya,” ujar Soekarno.

"Dan, akulah juga yang telah memberikan mereka kepada orang Jepang. Rasanya mengerikan sekali, bukankah begitu? Ada begitu banyak orang yang mengatakan, rakyat tidak mau membaca ini, benar begitu? Yah, aku tidak marah kepada mereka. Tidak seorang pun juga yang suka kepada kebenaran yang menyedihkan," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Soekarno Dianggap Jadi Mandor Rumusha dan Tunduk dengan Jepang Untuk Sengsarakan Rakyat, Benarkah?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!