Peristiwa Mandor memiliki kisah kelam pembantaian
INDOZONE.ID - Peristiwa Mandor menyisakan suatu kisah kelam dan menyisakan pilu yang mana menewaskan sekitar 50 ribu orang di kalimantan Barat.
Diketahui, peristiwa Mandor ini terjadi pada 28 Juni 1944 yang mana menjadi tragedi yang kelam dalam sejarah di Indonesia. Terdapat kekejaman tentara Jepang dimana sering terdapat pembunuhan massal, penyiksaan dan kerja paksa terhadap rakyat Indonesia.
Baca Juga: Jenderal Soedirman Miliki Tubuh Kebal dan Kemampuan Menghilang Hingga Sering Dapat Pertolongan Gaib
Suatu desas – desus telah menyebutkan terkait pemberontakan rakyat Indonesia yang terjadi pada tahun 1944 terhadap Jepang berlokasi di Kalimantan Barat. Desas desus ini membuat para tentara Jepang jadi curiga dan marah.
Ketegangan ini juga terjadi di dekat Pontianak, dimana menjadi daerah sasaran kecurigaan para tentara Jepang. Di Mandor sendiri, terdapat banyak orang Tionghoa yang dituduh telah melakukan pemberontakan.
Dilansir dari YouTube dzaki projwct.Diketahui, tentara Jepang telah mengepung desa Mandor dan melakukan penggelededahan rumah demi rumah warga pada 27 Juni 1994, dan tentara Jepang juga mengumpulkan semua penduduk Mandor di alun – alun desa pada 28 Juni 1944.
Adapun bagi beberapa orang yang memang tidak terbunuh itu mereka disiksa secara kejam dengan banyaknya korban yang dimutilasi, bahkan dibunuh dengan cara teramat sadis. Tentara Jepang setelah kasus pembantaian itu secara keji menjarah harta penduduk Mandor dan dibakar habis hingga hanya sedikit saja orang yang berhasil melarikan diri dari sana.
Baca Juga: Kisah Marie-Joseph Angelique: Budak Wanita yang Dituduh Membakar Rumah Warga, Pembalasan Perbudakan?
Diketahui, jumlah korban dalam peristiwa Mandor itu mencapai sekitar 1.000 orang dan ada juga yang menyebut kalau ada sekitar 50.000 orang.
Atas peristiwa Mandor ini banyak yang akhirnya merasakan luka mendalam. Peristiwa ini mengingat akan kekejaman Tentara Jepang.
Bahkan, sekarang setiap tanggal 28 Juni, masyarakat Kalimantan Barat memperingati peristiwa Mandor ini sebagai Hari Berkabung Daerah Kalbar. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang para korban dan demi bisa tumbuhkan rasa nasonalisme dan patriotisme di kalangan rakyat Indonesia.
Upacara ini bisa diadakan dengan pembacaan sejarah terkait peristiwa kelam Mandor yang tahun ini diadakan di halaman Kantor Bupati Sanggau yang dipimpin Staf Ahli Bupati Sanggau, Rizma Aminin pada Jumat, 28 Juni 2024.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube Dzaki Projwct