Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 09:28 WIB

Sejarah Baru Komet Halley: Biarawan Abad ke-11 Diduga Temukan Sifat Periodiknya

Sejarah Baru Komet Halley: Biarawan Abad ke-11 Diduga Temukan Sifat PeriodiknyaIlustrasi komet. (Freepik/kjpargeter)

INDOZONE.ID - Komet Halley identik dengan Edmond Halley, astronom yang mendeskripsikan orbitnya secara ilmiah pada abad ke-18. Namun, klaim Halley sebagai penemu pertama sifat periodik komet ini kini mulai dipertanyakan oleh para peneliti. 

Temuan terbaru menunjukkan bahwa keteraturan orbit komet yang melintasi Bumi secara rutin tersebut kemungkinan besar sudah diketahui oleh pihak lain sebelum tahun 1705.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam buku Dorestad and Everything After (2025) menuturkan bahwa seorang biarawan asal Inggris, Eilmer dari Malmesbury atau Aethelmaer, diduga telah mengaitkan dua pengamatan komet tersebut. 

Baca juga: Astronom Perancis Ini Menjadi Pemegang Rekor Peneliti Komet Terbanyak Sepanjang Masa

Temuan terbaru ini menggeser garis waktu sejarah, menunjukkan bahwa keteraturan komet tersebut telah disadari sejak enam abad sebelum masa Edmond Halley.

Mengenal Eilmer: Sosok Penerbang Pertama yang Terpikat oleh Langit

Eilmer adalah sosok di balik upaya penerbangan pertama yang legendaris di Inggris. Dengan sayap buatan yang terinspirasi dari mitos Icarus, ia terjun dari menara tinggi pada awal abad ke-11 demi mengejar impian terbangnya. 

Peristiwa itu memang mematahkan kedua kakinya, namun gagal mematahkan semangat sang pengamat langit ini untuk terus menelusuri rahasia alam semesta.

Selain ketertarikannya pada penerbangan, Eilmer juga mempunyai minat yang tajam pada astronomi. 

Berdasarkan kronik abad ke-12 yang ditulis oleh William dari Malmesbury, Eilmer muda sempat menyaksikan penampakan komet yang benderang di langit Inggris pada tahun 989. Puluhan tahun berselang, tepatnya pada 1066, ia kembali menjumpai benda langit yang serupa. 

Simon Portegies Zwart, seorang astronom dari Universitas Leiden, meyakini bahwa Eilmer telah menyadari bahwa kedua fenomena tersebut bukanlah kejadian terpisah, melainkan kemunculan kembali dari objek yang sama.

Berdasarkan catatan William, saat melihat komet pada 1066, Eilmer berseru, "Kamu datang juga, ya?... Sudah lama sekali sejak aku melihatmu; tetapi saat aku melihatmu sekarang, kamu jauh lebih mengerikan, karena aku melihatmu mengancam kejatuhan tanah airku."

Kondisi Inggris yang sedang mengalami gejolak kekuasaan setelah wafatnya Raja Edward Sang Pengaku menjadi latar belakang pengamatan kedua Eilmer. 

Apabila catatan sejarah yang disusun William akurat, maka hal ini membuktikan bahwa Eilmer mampu mengidentifikasi hubungan periodik antara dua fenomena langit yang ia saksikan sepanjang hidupnya, jauh sebelum ilmu astronomi modern memetakannya secara resmi.

Perjalanan Panjang Komet Halley

Dalam dunia astronomi, Komet Halley dikenal sebagai komet pertama yang teridentifikasi memiliki siklus berulang. Dengan orbit berbentuk elips, ia mendekati Bumi dalam rentang waktu 72 hingga 80 tahun. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Live Science

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejarah Baru Komet Halley: Biarawan Abad ke-11 Diduga Temukan Sifat Periodiknya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!