Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 04 JANUARI 2026 • 15:00 WIB

Brother Welfare Center, Kisah Nyata yang Mirip Squid Game

Brother Welfare Center, Kisah Nyata yang Mirip Squid GameSquid Game yang mirip kisah nyata Brother Welfare. (Sumber: IMDb)

INDOZONE.ID - Squid Game pertama kali dirilis pada 17 September 2021. Serial ini kemudian kembali tayang dengan kelanjutan ceritanya dan berhasil mempertahankan status sebagai salah satu serial Netflix paling populer serta banyak diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Mengangkat kisah permainan brutal, para peserta dipaksa bertahan hidup demi memenangkan hadiah uang dalam jumlah besar untuk keluar dari kesulitan finansial mereka.

Bagi yang belum mengetahui, Brother Welfare Center merupakan kasus nyata yang terjadi di Korea Selatan pada periode 1975 hingga 1987. Awalnya, lembaga ini didirikan untuk menampung tunawisma, pengemis, dan pengangguran jalanan dengan tujuan memberikan makanan serta pelatihan agar mereka dapat memperoleh kehidupan yang lebih layak. Namun, pada praktiknya, tempat ini justru berubah menjadi mimpi buruk kemanusiaan.

Baca juga: 5 Fakta di The Brothers' Home yang Diduga Menginspirasi Squid Game

Ribuan orang tak bersalah, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, diangkut secara paksa dari jalanan menggunakan van tanpa persetujuan maupun sepengetahuan keluarga mereka. Para korban kemudian berakhir di kamp kerja paksa dengan berbagai pelanggaran hak asasi manusia.

Meski Squid Game merupakan karya fiksi, cerita yang diangkat ternyata memiliki sejumlah kemiripan dengan tragedi Brother Welfare Center. Berikut beberapa kesamaan antara Brother Welfare Center dan Squid Game.

1. Pemanfaatan Kelompok Kelas Bawah

Brother Welfare Center, Kisah Nyata yang Mirip Squid GamePemanfaatan orang kelas bawah (Sumber: The New York Times & IMDb)

Dalam kasus Brother Welfare Center, orang-orang dari kelompok ekonomi bawah, termasuk tunawisma dan anak jalanan, diangkut secara paksa tanpa persetujuan dan kemudian ditempatkan di kamp kerja paksa hingga ribuan di antaranya menghilang. Hal serupa tergambar dalam Squid Game, di mana individu dengan kondisi ekonomi sulit dan terlilit utang direkrut untuk mengikuti permainan mematikan demi iming-iming hadiah uang. Mereka dibawa menggunakan van menuju lokasi tersembunyi, tempat “neraka” sebenarnya dimulai.

2. Seragam yang Hampir Sama

Brother Welfare Center, Kisah Nyata yang Mirip Squid GameSeragam yang hampir sama antara Brother Welfare Center dan Squid Game. (Sumber: Yahoo & IMDb)

Seragam berupa jaket dan celana olahraga panjang yang digunakan dalam Brother Welfare Center dan Squid Game memiliki makna simbolik serupa, yakni ketundukan dan hilangnya identitas pribadi. Di Brother Welfare Center, seragam menandakan bahwa para tahanan tidak memiliki kendali atas diri mereka sendiri. Sementara dalam Squid Game, para peserta diberi nomor dan diperlakukan hanya sebagai angka tanpa identitas dan kisah personal.

3. Kematian Tanpa Kemanusiaan

Selama Brother Welfare Center beroperasi, banyak tahanan meninggal dunia akibat penyiksaan, kelaparan, dan kondisi hidup yang tidak layak. Kematian mereka kerap ditutupi tanpa proses hukum maupun investigasi memadai, sementara jenazah korban menghilang tanpa kejelasan. Para penyintas hidup dalam ketakutan. Dalam Squid Game, kematian peserta terjadi secara brutal dan dijadikan tontonan bagi kalangan elite. Tubuh para korban disimpan, bahkan organ mereka diambil secara ilegal untuk diperjualbelikan, seolah nyawa manusia tidak memiliki nilai.

Baca juga: Kilas Balik Peristiwa The Brothers’ Home di Korsel: Diduga Inspirasi Serial Squid Game

4. Lokasi Tersembunyi dan Arsitektur Serupa

Meski berada dalam konteks berbeda, Brother Welfare Center dan Squid Game sama-sama berlatar di lokasi tersembunyi jauh dari permukiman. Keduanya juga menampilkan desain ruang yang tertutup, steril, dingin, dan menekan secara psikologis, sehingga membatasi kebebasan serta pergerakan para penghuninya.

Hingga saat ini, para korban Brother Welfare Center pada umumnya hanya menerima permintaan maaf resmi dari pemerintah Korea Selatan, sementara proses keadilan masih dinilai belum sepenuhnya tuntas. Terlepas dari perbedaan antara realitas dan fiksi, baik tragedi Brother Welfare Center maupun cerita dalam Squid Game sama-sama menyoroti sisi gelap kesenjangan ekonomi dan ketidaksetaraan sosial, serta dampak mengerikan ketika kekuasaan jatuh ke tangan yang salah dan menindas kelompok masyarakat yang paling rentan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/Korea Reomit

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Brother Welfare Center, Kisah Nyata yang Mirip Squid Game

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!