INDOZONE.ID - Ketika kebanyakan orang membicarakan film “The Last Samurai,” mereka hanya berhenti di film blockbuster Hollywood yang dibintangi Tom Cruise.
Namun, kisah nyata di balik film ini tak kalah heroik. Kisah ini berpusat pada Jules Brunet, seorang perwira militer Perancis yang bertempur di Jepang selama Restorasi Meiji.
Ia menjadi terpesona dengan budaya Jepang dan akhirnya menjadi prajurit samurai.
Ini adalah kisah luar biasa tentang keberanian dan tekad, dan tidak mengherankan jika Hollywood mengubahnya menjadi sebuah film.
Jules Brunet merupakan seorang perwira militer Prancis yang lahir di Belfort, Prancis, pada tanggal 2 Januari 1838.
Baca juga: Tragedi Mengerikan Perburuan Penyihir Salem: Berawal dari Diagnosis Terburu-Buru Seorang Dokter
Ia bergabung dengan Angkatan Darat Prancis pada usia 16 tahun dan dengan cepat naik pangkat.
Ia berpartisipasi dalam intervensi Prancis di Meksiko dari tahun 1862 hingga 1864 dan dianugerahi Légion d'honneur, salah satu kehormatan militer tertinggi Prancis.
Pada tahun 1867, Brunet dikirim ke Jepang bersama misi militer Prancis.
Ia ditugaskan untuk melatih pasukan artileri Keshogunan Tokugawa.
Keshogunan Tokugawa adalah pemerintahan feodal yang berkuasa di Jepang selama lebih dari 250 tahun.
Brunet tiba di Jepang pada tanggal 20 Juni 1867. Ia segera memulai tugasnya untuk melatih pasukan artileri Keshogunan Tokugawa.
Baca juga: Hannibal Barca, Jenderal Militer Legendaris yang Membuat Gentar Pasukan Romawi
Ia mengajarkan para prajurit Jepang cara menggunakan senjata api modern dan artileri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Coffeeordie.com, Storytellershat.com