Sabtu, 20 JANUARI 2024 • 07:25 WIB

Mengulik Asal Usul Ras Mongoloid, Apakah Indonesia Termasuk?

Author

Ilustrasi ras Mongoloid

INDOZONE.ID - Baru-baru ini Kepolisian telah mengidentifikasi jasad wanita yang telah membusuk di dalam peti kemas atau kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Salah satu ciri mencolok yang dibeberkan Kepolisian yakni, ras korban yang berasal dari ras Mongoloid.

Dari hasil yang diungkapkan oleh pihak kepolisian. Mungkin timbul pertanyaan, seperti apa sih Ras Mongoloid? Apakah Masyarakat Indonesia termasuk dalam Ras Mongoloid?

Kami akan merangkum pengertian Ras Mongoloid, Ciri-cirinya hingga Asalnya. Yuk Simak!

Baca Juga: Kilas Balik Kasus Pembunuhan Vina Cirebon pada 2016 Silam: Terungkap karena Rekaman Suara Arwah, Diangkat Jadi Film

Ras Mongoloid merupakan salah satu kelompok ras manusia yang memiliki ciri-ciri fisik tertentu. Ciri-ciri umumnya melibatkan bentuk wajah yang datar, mata berlipat, dan rambut lurus serta hitam.

Ras Mongoloid memiliki asal usul terutama di wilayah Asia Timur, Tengah, dan Amerika pribumi.

Ilustrasi ras Mongoloid

Ciri-ciri lainnya meliputi kulit kuning kecoklatan, struktur tubuh yang umumnya kecil hingga sedang, serta adanya variasi ciri fisik antar kelompok Mongoloid, seperti pada orang Mongol, Tiongkok, Jepang, dan beberapa suku asli Amerika.

Ras Mongoloid terbagi menjadi lima sub-ras, yang mencakup wilayah Asia Utara, Asia Tenggara, Asia Timur, Madagaskar, Amerika Selatan, Amerika Utara, dan Oceania. Di Indonesia, ras Mongoloid termasuk dalam golongan ras Malayan Mongoloid.

Baca Juga: Mengulik Cara Unik Lalat Musca Domestica Mengonsumsi Makanan, Ternyata Pakai Air Liur

Sementara, Ras mongoloid di Indonesia terdiri dari dua golongan, yaitu Ras Proto Melayu (Melayu Tua) terdiri dari suku Batak, Toraja, dan Dayak. Sedangkan Ras Deutro Melayu (Melayu Muda) terdiri dari suku Bugis, Madura, Jawa, dan Bali.

Ras Mongoloid sendiri sudah ada di Indonesia sejak zaman prasejarah. Penelitian arkeologi dan antropologi menunjukkan bukti keberadaan manusia dengan ciri-ciri fisik Mongoloid di wilayah ini sejak ribuan tahun yang lalu.

Bukti ini termasuk penemuan fosil manusia, artefak, dan studi genetika populasi.

Sebagai contoh, penemuan manusia purba di situs arkeologi seperti Ngandong, Sangiran, dan lainnya di Indonesia menunjukkan adanya kehadiran manusia dengan ciri-ciri fisik Mongoloid pada masa Pleistosen.

Sumber ini didasarkan pada penelitian arkeologis dan antropologis yang dilakukan oleh para ahli di bidangnya.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU