Senin, 06 JULI 2026 • 13:17 WIB

7 Ular Nggak Berbisa yang Sering Muncul di Rumah, Begini Cara Menghadapinya!

Author

Ular yang Tidak Berbisa (jpn.com)

INDOZONE.ID - Pernah melihat ular tiba-tiba muncul di sekitar rumah? 

Bagi sebagian orang, kemunculan hewan reptil ini memang bisa langsung membuat panik, apalagi jika tidak tahu jenisnya dan bagaimana cara menghadapinya.

Padahal, tidak semua ular yang ditemukan di area rumah berbisa atau berbahaya bagi manusia.

Nah, agar tidak salah mengambil tindakan, berikut beberapa jenis ular tidak berbisa yang sering muncul di sekitar rumah serta cara aman menghadapinya:

1.Ular Srigala atau Common Wolf Snake

Ular srigala atau common wolf snake (Lycodon capucinus) termasuk salah satu ular kecil yang cukup sering ditemukan di sekitar rumah.

Menariknya ular ini tidak berbisa, tetapi sering membuat orang panik karena tubuhnya gelap dengan corak belang pucat yang sekilas bisa mirip ular berbisa.

Biasanya, ular jenis tersebut aktif pada malam hari dan tertarik masuk ke sekitar rumah karena memburu cicak atau kadal kecil.

Ciri fisiknya adalah tubuh ramping, ukuran relatif kecil, warna cokelat tua hingga hitam, serta memiliki pola belang samar atau putih kekuningan.

Meski tidak berbisa, ular ini tetap bisa menggigit jika merasa terpojok.

Jadi, jangan dipegang langsung dan cukup amati dari jarak aman.

2. Ular Sanca Kembang

Ular sanca kembang atau reticulated python (Malayopython reticulatus) juga termasuk ular tidak berbisa.

Namun, ukurannya bisa besar sehingga tetap berbahaya jika ditangani sembarangan.

Di kawasan Jabodetabek, sanca kembang bahkan tercatat sebagai salah satu ular yang paling sering dilaporkan muncul di area permukiman, terutama di Jakarta.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Membunuh Ular Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Ciri khas ular ini adalah tubuh besar, motif kulit seperti jaring atau batik, serta kepala yang tampak jelas lebih besar dari leher.

Nah ular ini membunuh mangsa dengan cara melilit, bukan dengan bisa. 

Jika menemukannya di rumah, jangan mencoba menangkap sendiri, terutama jika ukurannya besar. 

3.Ular Tikus

Ular tikus, seperti Ptyas mucosa, dikenal sebagai ular tidak berbisa yang suka berada di area- area tertentu, yaitu pertanian, kebun, atau lingkungan yang banyak tikus. 

Ular ini biasanya bertubuh panjang, ramping, dan bergerak cepat.

Nah karena ukuran ular ini bisa cukup besar, ular tikus sering dikira berbahaya, padahal perannya cukup penting dalam membantu menekan populasi hewan pengerat.

Secara warna fisiknya, ular tikus umumnya berwarna cokelat, keabu-abuan, atau zaitun dengan tubuh panjang dan kepala tidak terlalu mencolok. 

Meski tidak berbisa, ular ini bisa agresif jika terpojok.

Oleh karena itu, beri ruang agar ular bisa pergi sendiri dan hindari mengejar atau memukulnya.

4. Ular Kukri

Ular kukri merupakan kelompok ular dari genus Oligodon yang dikenal memiliki gigi melengkung seperti pisau kukri.

Meski tidak termasuk ular berbisa berbahaya bagi manusia, ular ini tetap bisa menimbulkan luka kecil jika menggigit karena bentuk giginya yang tajam.

Secara umum, ular kukri bertubuh kecil hingga sedang dengan warna cokelat dan pola garis atau belang yang bisa terlihat samar.

Jika menemukannya di sekitar rumah, sebaiknya jangan dipegang langsung dan biarkan ular menjauh atau minta bantuan petugas berpengalaman.

5.Ular Kawat atau Brahminy Blind Snake

Ular kawat atau brahminy blind snake (Indotyphlops braminus) sering dikira cacing karena tubuhnya kecil, tipis, dan mengilap.

Ular ini tidak berbisa serta tidak berbahaya bagi manusia maupun hewan peliharaan.

Biasanya, ular kawat ditemukan di pot tanaman, tanah lembap, kebun, atau area yang banyak semut dan rayap.

Jika menemukannya, tidak perlu panik dan cukup pindahkan dengan alat bantu ke area tanah yang aman tanpa menyentuhnya langsung.

6.Ular Pelangi

Ular pelangi atau sunbeam snake (Xenopeltis unicolor) merupakan ular tidak berbisa yang dikenal dengan sisiknya yang mengilap.

Baca juga: Misteri Simbol Ouroboros 'Ular yang Mengigit Ekor' di Makam Jenderal Belanda J.H.R Kohler di Jakarta

Saat terkena cahaya, sisik ular ini bisa memantulkan warna seperti pelangi sehingga terlihat cukup mencolok.

Ular pelangi biasanya hidup di tanah lembap, area sawah, dekat air, atau tanah gembur.

Jika muncul di halaman rumah, sebaiknya jangan panik dan cukup jauhkan hewan peliharaan sambil membiarkan ular bergerak menjauh.

7. Ular Tambang atau Bronzeback

Ular tambang atau bronzeback, termasuk ular tidak berbisa yang cukup sering terlihat di area kebun dan  pohon.

Ular ini memiliki tubuh panjang, sangat ramping, dan dikenal lincah saat bergerak di ranting maupun tanaman.

Ciri yang mudah dikenali adalah warna tubuh kecokelatan atau kehijauan dengan garis terang di bagian sisi tubuhnya.

Meski gerakannya cepat dan sering membuat orang kaget, ular tambang umumnya akan memilih kabur jika tidak diganggu.

Cara Aman Menyikapi Ular di Sekitar Rumah

Adapun beberapa cara aman untuk menyikapi ular di sekitar rumah: 

  • Jangan panik saat melihat ular.
  • Jangan mencoba menangkap ular dengan tangan kosong.
  • Beri jarak aman dari posisi ular.
  • Biarkan jalur keluar ular tetap terbuka.
  • Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Tutup akses ke ruangan lain jika ular masuk rumah.
  • Hubungi petugas damkar, animal rescue, atau komunitas reptil berpengalaman.
  • Jangan mencoba membunuh ular karena bisa membuatnya merasa terancam.
     
      

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Animals.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU