Selasa, 21 APRIL 2026 • 12:22 WIB

Bisakah Manusia Hidup selama 150 Tahun? Begini Penjelasannya

Author

Ilustrasi Kematian (Sumber : Freepik)

INDOZONE.ID - Siapa sih yang nggak pengin panjang umur dan sehat selalu? Pastinya itu selalu menjadi impian banyak orang. Namun, apakah mungkin manusia bisa hidup hingga 150 tahun? Berapa usia paling tua di dunia yang pernah hidup?

Rekor manusia dengan usia terpanjang di dunia hingga saat ini masih dipegang oleh Jeanne Calment asal Prancis, yang tutup usia pada umur 122 tahun 164 hari di tahun 1997.

Di sisi lain, Indonesia juga sempat diramaikan oleh kisah Mbah Ghoto, sosok yang dikenal karena klaim umur panjangnya sebelum akhirnya wafat pada 2017.

Kartu identitasnya menunjukkan kakek yang tinggal di Sragen, Jawa Tengah ini lahir pada 31 Desember 1870.

Baca juga: 5 Monster Laut Terbesar di Dunia yang Masih Hidup

Nah, kalau dari sana, maka Mbah Gotho meninggal dunia saat berusia 146 tahun.

Hingga kini, kepastian mengenai umur asli Mbah Ghoto masih menyisakan tanda tanya, sehingga namanya tidak terdaftar dalam Guinness Book of Records.

Meskipun para peneliti umumnya meyakini batas maksimal usia manusia berada di angka 120-an tahun, terdapat studi lain yang memproyeksikan bahwa secara biologis manusia mungkin saja bertahan hidup hingga usia 150 tahun.

Seperti yang tertera dalam Jurnal Nature Communications pada 2021 lalu, ditemukan bahwa manusia bisa saja hidup selama 120-150 tahun. Tetapi, hal ini akan dipengaruhi oleh banyak faktor penting.

"Jika manusia berhasil menjalani hidup dengan sedikit stressor, maka rentang hidup maksimum bagi manusia bisa menjadi 120-150 tahun," tulis penelitian, dikutip dari Scientific American, Selasa (21/4/26).

Bukan hanya masalah stres yang memengaruhi usia, tapi juga faktor keturunan dan keberhasilan medis dalam mengatasi penyakit berbahaya.

Studi ini sendiri melibatkan responden dari tiga negara: AS, Inggris, dan Rusia. Untuk melihat seberapa cepat seseorang menua, para ahli memantau perubahan jumlah sel darah hingga rutinitas jalan kaki harian, lalu membandingkannya sesuai kelompok umur masing-masing.

Di sisi lain, Heather Whitson selaku Direktur Pusat Studi Penuaan dan Perkembangan Manusia di Duke University memberikan catatan kritis terhadap riset tersebut.

Baca juga: Mengenal Hewan Paling Lambat di Dunia: Dari Siput hingga Koala

Ia berpendapat bahwa parameter seperti tekanan darah dan sel darah cenderung memiliki standar stabilitas yang jelas pada tiap individu, berbeda dengan jumlah langkah harian yang sifatnya sangat subjektif dan bervariasi bagi setiap orang.

"Kematian bukan satu-satunya hal yang penting. Hal-hal lain, seperti kualitas hidup, menjadi semakin penting seiring orang-orang merasakan kehilangannya," ujar Whitson.

Ahli genetika dunia, Nir Barzilai mengungkapkan, pada dasarnya, tidak ada satu pun yang dapat memprediksi potensi umur panjang masyarakat. Menurutnya, rentang hidup maksimum manusia saat ini adalah sekitar 115 tahun.

"Penuaan memicu penyakit terkait usia. Oleh karena itu, banyak dari kita ingin menghentikan penuaan dan menghabiskan waktu untuk merawat kesehatan, alih-alih mengobati penyakit," pungkas Barzilai dikutip dari Fortune Well.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Fortune

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU