Kamis, 19 MARET 2026 • 16:48 WIB

Fakta Tradisi Rangkaian Perayaan Nyepi yang Perlu Diketahui

Author

Ilustrasi pantangan dan larangan Nyepi

INDOZONE.ID - Ada beberapa tradisi saat Hari Raya Nyepi yang tidak hanya di dalam rumah saja, tapi juga sebelum perayaannya dimulai.

Begitu pentingnya hari ini, maka umat Hindu menyambutnya dengan serangkaian tradisi mulai dari upacara, pawa, kunjungan ke keluarga hingga yang terakhir adalah Ngembak Geni. 

Simak penjelasan tentang Hari Raya Nyepi berikut ini seperti yang dikutip dari situs Binus

1. Upacara Melasti

Rangkaian Hari Raya Nyepi dimulai dari upacara Melasti yang dilakukan tiga hingga empat hari menjelang Hari Raya Nyepi. Upacara ini biasanya dilakukan di pura-pura yang terletak di tepian laut. Upacara Melasti bertujuan untuk mensucikan diri secara spiritual. 

Baca juga: Apa yang Dilakukan Umat Hindu Saat Hari Raya Nyepi?

Dalam upacara ini melibatkan prosesi berjalan kaki ke arah pantai sambil membuang ‘kotoran’ ke laut lalu dilanjutkan dengan persembahyangan. Selain untuk menyucikan diri, upacara ini juga bertujuan untuk menyingkirkan sifat buruk manusia. 

2. Tawur Kesanga atau Mecaru

Kegiatan ini dilakukan satu hari menjelang Hari Raya Nyepi. Upacara ini dilakukan sebagai upaya pembersihan alam semesta dari berbagai kekuatan negatif serta untuk menyambut Tahun Baru Saka. 

Upacara ini juga ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai luhur serta spiritual pada manusia agar selalu merawat alam serta lingkungan sekitar.  Upacara Mecaru juga disebut dengan Bhuta Yadnya yang pada hakikatnya merawat lima unsur alam yaitu tanah, api, udara, air dan eter. 

3. Upacara Pengerupukan

Upacara ini dikhususkan untuk mengusir segala kejahatan yang datang setelah dilakukan ritual Mecaru sebelum. Utamanya pada saat sore hari. 

Upacara pengerupukan dilakukan dengan cara mengelilingi rumah dengan membawa obor sambil menaburkan nasi tawur. Di desa dan banjar, prosesi ini dilakukan sebanyak tiga kali dengan membawa obor serta alat musik. 

Sedangkan di Kuta Bali, identik dengan festival ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh merupakan boneka raksasa yang terbuat bambu atau bubur kertas. Ogoh-ogoh dibuat sedemikian rupa untuk melambangkan berbagai sifat buruk manusia. 

Baca juga: Makna Ogoh-Ogoh dalam Tradisi Menjelang Nyepi

Setelah pawai selesai, ogoh-ogoh akan dibakar sebagai simbol pembersihan dari semua sifat jahat manusia. Semua ini dilakukan sebagai persiapan ritual Nyepi.

4. Hari Raya Nyepi dan aturannya

Dalam rangkaian Hari Raya Nyepi, ini adalah hari yang sangat sakral. Prosesi Nyepi dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan berakhir keesokan harinya di jam yang sama. Dalam momen ini terdapat empat pantangan yaitu tidak boleh dilanggar yaitu bepergian, menyalakan api, mencari hiburan, dan keluar rumah. 

Peraturan ini juga berlaku bagi para wisatawan. Mereka dilarang untuk keluar atau berjalan-jalan saat prosesi Nyepi. Biasanya jika ada yang melanggar maka akan dikenai denda berupa uang, rasa malu atau pecaruan (upacara pembersihan).  

Semua aturan pengendalian diri ini dilakukan untuk memberi pelajaran tentang pengorbanan dan kepatuhan terhadap peraturan. 

5. Ngembak Geni

Setelah prosesi Nyepi berakhir, Ngembak Geni adalah kegiatan terakhir yang dilakukan. Ngembak Geni merupakan tradisi bersilaturahmi ke sanak saudara yang dikenal dengan sebutan Dharma Shanti. 

Kegiatan ini dilakukan oleh semua masyarakat Hindu mulai dari tokoh-tokoh agama, pejabat dan masyarakat umum. Ritual ini sebagai penutup dari serangkaian perayaan di Hari Raya Nyepi yang menandakan awal mula pikiran yang suci dan bersih di tahun yang baru. 

Baca juga: Apa yang Dilakukan Umat Hindu Saat Hari Raya Nyepi?

Setelah ritual Ngembak Geni, di kalangan pemuda Hindu akan dilakukan tradisi unik yang dinamakan omed-omedan. Festival ini dilakukan oleh para pemuda dan pemudi Hindu dengan cara saling berpelukan dan mencium untuk dengan tujuan untuk mempererat keakraban antara umat Hindu. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Binus

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU