INDOZONE.ID - Kita hidup di batu yang berputar di tengah lautan kehampaan. Kedengerannya puitis, tapi realitanya: Bumi tiap saat dihajar puing-puing luar angkasa.
Untungnya, sebagian besar terbakar di atmosfer dan cuma jadi streak cantik buat feed Instagram. Tapi kadang, ada yang lebih gede lewat.
Dan kalau nyasar dikit... game over buat kita semua.
Untungnya, astronom makin jago deteksi bahaya. Tapi "makin jago" masih nyisain celah buat close call dan peringatan telat.
Berikut 7 benda antariksa yang bikin bulu kuduk merinding—plus seberapa dekat mereka udah nyaris hantam Bumi.
Baca juga: Apakah di Bulan Ada Gerhana Bumi?Berikut Penjelasannya
1. Tunguska Impactor: Ledakan Ratusan Bom Nuklir
Tahun 1908, sesuatu meledak di atas Siberia. Bukan nuklir, tapi meteor air burst yang meratakan 2.000 km² hutan—setara ratusan kali bom atom pertama. Kalau kejadian di atas kota besar? Bakal jadi tragedi史诗.
2. Chelyabinsk Meteor: Yang Kecil Tetap Bisa Bunuh
2013, meteor lebih kecil dari Tunguska meledak di atas Rusia. Gelombang kejutnya hancurin jendela se-kota, ribuan orang luka—kebanyakan kena pecahan kaca. Small in space terms can still kill you.
Baca juga: Setan Dibelenggu Saat Bulan Ramadhan: Tapi Kok Masih Banyak Orang yang Berbuat Jahat dan Maksiat?
3. 2020 QG: Yang Lolos Tanpa Sepengetahuan Kita
Agustus 2020, asteroid seukuran mobil lewat dalam jarak beberapa ribu kilometer dari Bumi—lebih dekat dari banyak satelit.
Masalahnya? Kita baru tahu setelah dia lewat. Ukurannya yang kecil yang nyelamatin kita, bukan karena kita siap.
4. Apophis: Si Monster 2029
Apophis sempat bikin panik karena kalkulasi awal nggak bisa ngilangin kemungkinan tabrakan. Hitungan terbaru udah aman, tapi dia bakal lewat super dekat 13 April 2029—lebih dekat dari satelit, dan mungkin keliatan mata telanjang dari Bumi.
Baca juga: Batu Ash-Shakhrah: Titik Awal Nabi Muhammad SAW Naik ke Langit
5. Bennu: Target Misi NASA, Potensi di Abad 22
NASA nggak kirim misi OSIRIS-REx ke Bennu buat fun. Orbitnya dekat Bumi, dan sampel yang dibawa balik bantu prediksi masa depan.
Kemungkinan tabrakannya kecil, tapi masih ada peluang tipis di akhir 2100-an.
6. 1950 DA: Ancaman Tahun 2880
Asteroid sepanjang 1 km ini lagi dipantau ketat. Satu studi orbit jangka panjang nemuin window 20 menit di Maret 2880 yang belum bisa dikesampingkan.
Masalahnya ada di heat push—dorongan panas yang berubah tergantung rotasi dan komposisinya.
Baca juga: Eksperimen Gila! Peneliti Konfirmasi Bangsa Romawi Kuno Gunakan Kotoran Manusia sebagai Obat
7. Komet Swift-Tuttle: Induk Hujan Meteor Perseid
Lo suka liat hujan meteor Perseid? Itu anaknya Swift-Tuttle. Induknya sendiri? The opposite.
Komet periode panjang kayak gini susah dideteksi karena bisa datang dari jauh dengan waktu peringatan minim. Dan ukurannya... raksasa.
Ruang angkasa nggak perlu nargetin kita. Satu hari sial dan satu objek sial, selesai urusan. Satu-satunya penghiburan: close calls jauh lebih sering terjadi daripada bencana.
Dan kita makin jago ngeliat apa yang datang. Tapi tetap aja... agak serem ya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vice.com