Rabu, 21 JANUARI 2026 • 13:35 WIB

Apakah Wormhole dan Black Hole Itu Sama? Ini Penjelasannya

Author

Ilustrasi wormhole (Freepik)

INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, istilah black hole dan wormhole sering terdengar sama, padahal kedua konsep ini memiliki perbedaan mendasar.

Untuk memahaminya, mari kita kupas satu per satu. Berikut penjelasan mengenai worm hole dan black hole:

Baca juga: Menjelajahi Misteri Black Hole: Gerbang Menuju Alam Semesta Paralel?

Pengertian Black Hole

Black Holes. (Photo/Ilustrasi/Pixabay)

Black hole atau lubang hitam adalah salah satu objek kosmik paling misterius di alam semesta. 

Meskipun banyak dipelajari oleh astronom, masih banyak yang belum sepenuhnya dipahami. 

Dilansir dari laman NASA, Black hole sebenarnya bukan “lubang” seperti namanya, melainkan kumpulan massa yang sangat besar dalam ruang yang sangat kecil. Gravitasi di sekitar black hole begitu kuat hingga apa pun yang melewati event horizon (batas imajiner) di sekeliling black hole yang tidak bisa kembali, termasuk cahaya.

Bagaimana Black Hole Terbentuk?

Sebagian besar black hole terbentuk ketika bintang masif kehabisan bahan bakar dan meledak sebagai supernova. Sisa materi yang runtuh kemudian membentuk singularitas, inti sangat padat yang menjadi pusat black hole.

Baca juga: Astronom Menemukan Objek di Angkasa yang Diduga Nenek Moyang 'Black Hole'

Karakteristik Black Hole

  • Memiliki Event horizon yang merupakan batas dari mana cahaya pun tidak bisa lolos.
  • Memilki singularitas yang merupakan titik paling padat di pusat black hole.
  • Terdapat gravitasi ekstrem yang dapat menarik semua materi di sekitarnya.

Contoh Black Hole Yang Terkenal

Contoh black hole yang terkenal adalah TON 618. Dikutip dari Discover Magazine, TON 618 merupakan supermassive black hole dengan massa sekitar 60 miliar Matahari, dan terletak lebih dari 10 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Selain itu, ada pula Sagittarius A*. Sagittarius A* merupakan black hole di pusat galaksi Bima Sakti dengan massa sekitar 4,3 juta Matahari, berjarak sekitar 26.000 tahun cahaya dari Bumi.

Black hole supermasif seperti TON 618 biasanya sangat aktif, menarik materi dari sekitarnya yang membentuk accretion disc, sehingga para ilmuwan bisa mengamatinya secara langsung.

Baca juga: Akhirnya, Prediksi Besar Mengenai Black Hole Milik Stephen Hawking Diamati

Pengertian Wormhole

Ilustrasi lubang cacing. (NationalGeographic)

Wormhole, atau lubang cacing, adalah konsep teoretis dalam fisika yang berbeda dengan black hole. 

Berdasarkan laman Space.com, Wormhole digambarkan sebagai “jembatan” atau terowongan yang menghubungkan dua titik berbeda di ruang-waktu. 

Jika benar-benar ada, wormhole bisa menjadi jalur pintas yang memungkinkan perjalanan antar titik di alam semesta dengan cepat, bahkan dalam teori, antar waktu.

Baca juga: Apa Itu Wormhole? Konsep Fisika yang Bisa Memangkas Jarak Antargalaksi

Teori di Balik Wormhole

Dilansir dari laman yang sama, Wormhole pertama kali muncul pada 1916 melalui studi terhadap solusi teori relativitas umum Albert Einstein oleh Ludwig Flamm.

Pada 1935, Einstein dan Nathan Rosen menyempurnakan konsep ini, yang kemudian dikenal sebagai Einstein-Rosen bridge, yaitu jembatan teoritis yang menghubungkan dua titik di ruang-waktu.

Apakah Wormhole Nyata?

Hingga saat ini, wormhole belum terbukti secara praktik maupun observasi. Semua penemuan masih bersifat teoritis, meskipun ada prediksi bahwa wormhole bermassa negatif mungkin terdeteksi lewat pengaruh gravitasinya terhadap cahaya yang melintas di dekatnya.

Baca juga: Gaia-BH1: Lubang Hitam Terdekat dari Bumi yang Pernah Ditemukan

Kemiripan dan Hubungan Black Hole dan Wormhole

Lalu, apakah wormhole dan black hole itu sama? Secara konseptual, black hole dan wormhole memiliki beberapa kesamaan karena keduanya terkait dengan efek ekstrem gravitasi dan kelengkungan ruang-waktu. 

Namun, ada satu perbedaan utama, yaitu:

  • Black hole adalah jalan buntu. Materi yang masuk tidak bisa kembali dan akan ditarik ke singularitas, di mana benda tersebut hancur oleh gravitasi ekstrem.
  • Wormhole adalah jembatan atau terowongan yang, secara teoritis, bisa dilewati untuk mencapai lokasi lain di alam semesta.

Jika seseorang memasuki black hole, tubuhnya akan ditarik dan memanjang seperti spaghetti hingga akhirnya tertelan oleh singularitas.

Sementara wormhole, jika benar-benar ada, bisa menjadi pintu keluar di tempat atau waktu lain, sehingga lebih menyerupai jalan pintas daripada jalan buntu.

Baca juga: Katie Bouman, Wanita Berprestasi Di Balik Foto 'Black Hole'

Black hole dan wormhole bukanlah hal yang sama, meskipun keduanya berhubungan dengan konsep gravitasi ekstrem dan relativitas ruang-waktu. 

Black hole adalah objek nyata yang sudah banyak diamati, sedangkan wormhole masih teoretis dan belum terbukti secara nyata. Memahami perbedaan ini membantu kita melihat alam semesta dengan lebih jelas, tanpa kebingungan antara fakta ilmiah dan konsep teoretis.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Space.com, NASA, Discover Magazine

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU