Minggu, 14 DESEMBER 2025 • 11:01 WIB

Dinosaurus Berduri Ini Diduga Berlayar dari Inggris untuk Menarik Pasangan

Author

Ilustrasi Dinosaurus iguanodontia. (Freepik)

INDOZONE.ID - Penemuan fosil di Pulau Wight, Inggris, mengungkap keberadaan dinosaurus yang mencolok secara visual. 

Spesies iguanodontia bernama Istiorachis ini memiliki layer di punggungnya yang dilengkapi duri serta ekor berduri, dan diperkirakan hidup sekitar 125 juta tahun silam, sebagaimana dijelaskan dalam penelitian terbaru di Papers in Palaeontology.

Penelitian ini dimuat dengan judul "The origins of neural spine elongation in iguanodontian dinosaurs and the osteology of a new sail-back styracosternan (Dinosauria, Ornithischia) from the Lower Cretaceous Wealden Group of England”.

Baca juga: Jamdani Muslin, Kain Tenun Warisan Budaya Bengal Kuno yang Sempat Hilang di Era Industri

"Evolusi terkadang tampaknya lebih menyukai hal yang unik daripada yang praktis," kata penulis studi Jeremy Lockwood. 

Lockwood menemukan fosil dinosaurus tersebut ketika menjalani studi doktoralnya di University of Portsmouth. 

Sementara itu, fungsi pasti dari ciri-ciri unik tersebut telah lama menjadi perdebatan, namun penjelasan yang paling masuk akal dalam kasus ini adalah sebagai sinyal visual, yang kemungkinan berperan dalam tampilan seksual akibat proses seleksi seksual.

Dinosaurus yang Memamerkan Punggungnya yang Memiliki Layar Berduri

Banyaknya penemuan dinosaurus di Pulau Wight membuat kawasan ini diyakini sebagai salah satu pusat keanekaragaman dinosaurus pada masa Kapur Awal, sekitar 145–100 juta tahun lalu. 

Temuan terbaru dinosaurus dengan layar berduri kian memperkuat hipotesis ini, ditandai dengan keberadaan deretan panjang duri saraf di bagian punggung.

Duri tersebut diduga kuat berfungsi sebagai penopang layar yang memanjang di sepanjang punggung hingga ekor. 

Struktur duri saraf dan layar semacam ini juga dijumpai pada berbagai reptil modern, termasuk banyak spesies kadal jantan, yang memanfaatkannya sebagai sinyal visual untuk menunjukkan kondisi kesehatan dan tingkat vitalitas.

"Pada reptil modern, struktur layar sering kali lebih menonjol pada pejantan. Hal ity menunjukkan bahwa atribut ini berevolusi untuk mengesankan pasangan atau mengintimidasi saingan,” kata Lockwood. “Kami pikir Istiorachis mungkin melakukan hal yang sama.”

Seleksi Seksual pada Iguanodontia

Fosil Istiorachis yang disimpan di Museum Dinosaurus Isle of Wight sebelumnya dikaitkan dengan iguanodontia lain yang diketahui hidup di pulau tersebut. 

Lockwood menuturkan bahwa dinosaurus ini diperkirakan merupakan satu dari dua iguanodontia yang pernah ada di sana. 

Namun, analisis lanjutan terhadap fosil mengungkap adanya duri-duri mencolok yang menjadikan Istiorachis berbeda dari spesies lain di Pulau Wight.

"Meskipun kerangkanya tidak selengkap beberapa kerangka lain yang telah ditemukan, belum pernah ada yang benar-benar mengamati tulang-tulang ini sebelumnya," jelas Lockwood. 

"Dulu dianggap hanya spesimen lain dari salah satu spesies yang ada. Tetapi yang ini memiliki duri saraf yang sangat panjang, yang sangat tidak biasa," lanjutnya.

Lockwood bersama timnya melakukan perbandingan fosil punggung dan ekor Istiorachis dengan fosil serupa dari dinosaurus lain. Setelah itu, mereka menelusuri perkembangan evolusi duri saraf di seluruh garis keturunan iguanodontia.

"Metode-metode ini memungkinkan kami untuk bergerak lebih jauh dari sekadar mendeskripsikan fosil. Serta benar-benar menguji hipotesis tentang fungsinya," Lockwood menambahkan. 

Baca juga: Mengapa Fosil Dinosaurus Mini Sulit Diidentifikasi Para Peneliti? Ternyata Ini Alasannya

Keragaman Dinosaurus di Pulau Wight

Penelitian tersebut mengungkap bahwa duri iguanodontia mulai memanjang sejak Akhir Zaman Jura dan terus berkembang pada Awal Zaman Kapur, bersamaan dengan pembesaran berlebihan karakter jantan. 

Kesimpulan ini semakin menggarisbawahi kekayaan keanekaragaman dinosaurus iguanodontia yang pernah menghuni Pulau Wight.

Punggung dan ekor iguanodontia yang berduri dibentuk untuk menyita perhatian melalui kekuatan seleksi seksual.

Melalui kajian mendalam terhadap fosil-fosil yang telah lama tersimpan di koleksi museum, studi Lockwood berhasil mengungkap kembali keberadaan dinosaurus iguanodontia di Pulau Wight. 

Temuan Istiorachis menegaskan bahwa pemahaman kita tentang ekosistem Kapur Awal di Inggris masih jauh dari lengkap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discover Magazine

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU