Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 14:20 WIB

Mengapa Fosil Dinosaurus Mini Sulit Diidentifikasi Para Peneliti? Ternyata Ini Alasannya

Mengapa Fosil Dinosaurus Mini Sulit Diidentifikasi Para Peneliti? Ternyata Ini AlasannyaIlustrasi dinosaurus. (photo/Ilustrasi/Pexels/Mike)

INDOZONE.ID - Gambaran umum tentang dinosaurus sering didominasi oleh sosok-sosok raksasa. Padahal, berdasarkan penelitian terbaru, lingkungan pada masa itu justru lebih banyak dihuni dinosaurus non-unggas, dengan ukuran lebih kecil daripada yang sebelumnya dibayangkan.

Kemudian para ahli paleontologi tentunya terus menggali. Kita pun mengetahui bahwa dinosaurus hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan kebanyakan berukuran kecil. Salah satunya adalah dinosaurus berukuran 30 sentimeter yang memiliki ekor yang cantik.

Mengapa Sulit Mengidentifikasi Dinosaurus Terkecil?

Menelusuri jejak dinosaurus berukuran sangat kecil bukanlah hal mudah. Pada 2020, sebuah publikasi di jurnal Nature sempat melaporkan penemuan dinosaurus seukuran burung kolibri bernama Oculudentavis khaungraae, yang ditemukan dalam amber di Myanmar. 

Baca juga: Dari Penelitian Fosil, Unta Ternyata Pernah Menguasai Amerika Utara Selama Jutaan Tahun

Namun, penelitian lanjutan menunjukkan bahwa fosil tersebut ternyata bukan dinosaurus, melainkan spesies kadal, sehingga makalah itu akhirnya ditarik.

“Lebih dari itu, kompleksitas lebih lanjut membuat penentuan dinosaurus terkecil menjadi sulit,” kata W. Scott Persons, ahli paleontologi dan kurator di Mace Brown Museum of Natural History at the College of Charleston.

“Ukuran besar hampir identik dengan apa yang kita bayangkan sebagai dinosaurus. Tetapi dinosaurus yang sangat besar justru lebih mudah dikenali,” kata Persons. "Kita belajar bahwa ekosistem tidak hanya dipenuhi dinosaurus besar, tetapi juga dinosaurus kecil," tambahnya.

Penelitian kemudian berfokus pada kawasan seperti China dan Mongolia, tempat lingkungan purba mendukung pelestarian fosil secara lebih optimal. 

Hasilnya, para ahli berhasil menemukan dinosaurus dengan tubuh yang sangat kecil, sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengekstraksi tulang-tulang berukuran halus. 

Namun, ada persoalan lain: fosil yang berukuran kecil belum tentu menunjukkan spesies mungil. Bisa jadi individu tersebut belum dewasa, dan tanpa pembanding lain, sulit memastikan apakah itu dinosaurus kecil dewasa atau juvena dari spesies besar.

Fakta penting lainnya adalah bahwa burung merupakan bagian dari cabang evolusi dinosaurus, tepatnya keturunan teropoda pemakan daging.

Jadi, jika makhluk modern ikut dihitung, maka dinosaurus terkecil yang masih hidup sebenarnya adalah kolibri lebah, spesies mini yang menjadi endemik di Kuba.

Ukuran dinosaurus non-unggas terkecil masih sulit ditetapkan. Dahulu, Compsognathus sering disebut sebagai dinosaurus mini favorit, terutama dalam literatur anak-anak tahun 1990-an. 

Namun, temuan-temuan baru dalam dua dekade terakhir menunjukkan bahwa ada banyak spesies lain yang lebih kecil. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discover Magazine

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengapa Fosil Dinosaurus Mini Sulit Diidentifikasi Para Peneliti? Ternyata Ini Alasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!