Fenomena Aneh dan Unik Burung Hantu! Mata Terlihat Melalui Telinga, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
INDOZONE.ID - Burung hantu adalah salah satu hewan yang paling unik dan penuh kejutan di alam. Mereka punya banyak kemampuan aneh yang membuat ilmuwan terus takjub, mulai dari cara mereka memutar kepala hingga 270 derajat, sampai serangkaian adaptasi khusus pada wajah, telinga, dan mata mereka.
Salah satu ciri paling menonjol adalah cakram wajah berbentuk cekung yang tidak hanya membuat tampilan burung hantu khas dan tegas, tetapi juga berfungsi seperti reflektor parabola.
Struktur ini mengumpulkan suara dan mengarahkannya langsung ke telinga, sehingga meningkatkan kepekaan pendengaran hingga sekitar 10 desibel. Efek ini membuat bunyi sekecil gesekan tikus di bawah daun atau salju dapat terdengar jelas meskipun dari jarak cukup jauh.
Baca juga: Mengenal Istilah Gempa Megathrust: Asal Mula Terjadi hinga Seberapa Besar Kekuatannya
Namun, ada fakta yang jauh lebih aneh dan mungkin tidak semua orang ingin tahu. Pada beberapa spesies burung hantu, bola mata mereka bisa terlihat melalui lubang telinga.
Pemandangan ini cukup mengganggu karena membuat bagian dalam tengkorak terlihat langsung. Fenomena ini tidak terjadi pada semua jenis, tetapi yang mengalaminya memperlihatkan betapa ekstremnya struktur kepala mereka.
Telinga burung hantu berada di sisi kepala, terletak tepat di belakang mata, dan biasanya tersembunyi di balik bulu cakram wajah.
Bentuk telinganya dapat berbeda-beda: ada yang berupa lubang kecil bulat, ada yang memanjang seperti celah, dan ada pula yang ditutupi struktur seperti katup yang disebut operculum. Banyak orang keliru mengira “jambul telinga” pada beberapa spesies adalah telinga asli padahal itu hanya bulu dekoratif.
Baca juga: Peneliti Oxford Sebut Gurita Diprediksi Menjadi Penerus Peradaban Bumi Saat Manusia Punah
Sementara itu, mata burung hantu sendiri berukuran sangat besar sering kali sebanding dengan ukuran otaknya. Namun, bentuknya bukan bulat seperti mata manusia, melainkan memanjang seperti tabung dan ditopang oleh cincin tulang yang disebut scleral rings.
Struktur tabung ini membuat mata mereka hampir tak bisa bergerak. Mereka memang bisa menggerakkannya sedikit, tetapi hanya sekitar 1,5 derajat. Karena itulah mereka mengandalkan kemampuan memutar kepala secara ekstrem untuk menggantikan gerakan mata.
Karena mata mereka memanjang jauh ke dalam tengkorak, dan karena lubang telinga merupakan akses langsung ke sisi dalam kepala, maka pada sudut tertentu seseorang bisa melihat bagian mata yang memanjang itu melalui telinganya. Dengan kata lain, telinga burung hantu adalah “pintu masuk” menuju ruang internal yang juga ditempati oleh mata mereka.
Baca juga: Viral Gerhana Matahari Terpanjang Abad ke-21: Akankah Seluruh Dunia Gelap Gulita?
Struktur ekstrem tengkorak burung hantu seperti mata tabung yang dalam, telinga besar, dan ruang internal yang minim sekat menyebabkan kedua organ tersebut saling terhubung secara visual. Ini bukan cacat anatomi, tetapi justru adaptasi evolusioner yang menjadikan burung hantu predator malam yang sangat efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Iflscience.com