Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 13:04 WIB

Alasan Ilmiah Mengapa Kucing Selalu Mengejar Tikus

Author

Ilustrasi kucing. (Pixabay/Alexas_Fotos)

INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu lihat kucing peliharaan tetangga tiba-tiba jadi "hunter profesional" tiap ada tikus lewat? 

Atau kucing liar yang tiba-tiba melingkar di sudut rumah, siap nyerang pas tikus muncul? 

Nggak cuma karena drama kartun si Tom dan Jerry, ternyata ada alasan ilmiah yang kuat di balik insting kucing yang suka banget berburu tikus. 

Yuk, kita bahas kenapa kucing seneng banget ngejar tikus, mulai dari insting alami, anatomi tubuh mereka, sampai "hadiah dopamin" yang bikin mereka makin semangat berburu.

Baca juga: Misteri Hilangnya Benua Lemuria

1. Insting Predator yang Bawaan Sejak Lahir

Sejatinya, kucing adalah predator alami. Mereka berasal dari nenek moyang liar yang sangat ahli berburu mangsa kecil seperti tikus dan burung. 

Meski sekarang banyak kucing domestik yang makan makanan kering dari manusia, insting berburu itu tetap nempel banget di DNA mereka. 

Penelitian menunjukkan bahwa meskipun kucing peliharaan diberi makan, mereka tetap berburu hewan liar. 

Artinya, mengejar tikus bukan murni karena kucing lapar, melainkan karena naluri berburu (predatory drive) mereka yang sangat kuat. 

Baca juga: Kenapa Paus Orca Dijuluki “Pemburu Tersadis di Laut”? Ini Fakta-Faktanya!

2. Anatomi Kucing yang Super “Dirancang” untuk Berburu Tikus

Kucing punya senjata super lengkap untuk jadi pemburu yang gesit:

  • Cakar yang bisa ditarik (retractable claws), bikin langkah kaki senyap banget saat mendekat mangsa. 
  • Kumis (whiskers) super sensitif, bisa mendeteksi getaran dan gerakan kecil di dekatnya, terutama kalau tikus sedang bergerak. 
  • Badan fleksibel dan tulang belakang lentur, bikin mereka bisa berlari cepat, melompat mendadak, dan ubah arah dengan gesit pas ngejar tikus. 
  • Kekuatan otot kaki belakang, jadi punya ledakan tenaga saat meledak dari posisi sembunyi ke pounce.
  • Semua kombinasi ini bikin kucing jadi predator ultra-efisien kalau targetnya adalah tikus yang kecil, cepat, dan lincah.

Baca juga: Lobotomi: Operasi Otak Terseram dalam Sejarah Medis Dunia

3. Sistem Sensori Kucing yang Tajam

Bukan cuma mata, kucing punya sistem sensori super lengkap untuk “nangkap sinyal” dari tikus:

  • Mereka bisa merespon gerakan tikus yang cepat dan tiba-tiba lewat penglihatan. Gerakan kecil sudah cukup bikin kucing refleks menyiapkan serangan. 
  • Indra penciuman (olfaktori) juga sangat peka: kucing bisa mencium bau khas tikus (feromon, urin) yang kemudian memicu reaksi berburu dalam otak mereka. 
  • Kombinasi visual plus bau itu diolah cepat di otak kucing, lalu disambungkan ke respon motor (lari, pounce, tangkap) yang sudah diprogram “otomatis”.

Baca juga: Cerita Lengkap Konspirasi Gunung Padang: Isu Piramida Tertua dalam Sejarah yang Gak Dipercaya Peneliti Dunia

4. Aktivasi Sistem Hadiah di Otak: Rasanya Menyenangkan!

Berburu tikus buat kucing itu bukan cuma soal makan, loh. Bagi mereka, ini juga jadi hiburan sekaligus olahraga mental. 

Saat berhasil mengejar dan menangkap tikus, otak mereka melepaskan hormon "hadiah" yang bikin aktivitas itu jadi super menyenangkan. 

Makanya, meski kucing rumahan udah kenyang, mereka kadang tetap aja ngejar tikus. Insting berburu itu ngasih kepuasan tersendiri buat mereka, bukan cuma soal dapetin makanan.

5. Belajar Sejak Kecil: Hunting Itu Dididik

Insting berburu memang bawaan lahir, tapi bukan berarti kucing nggak perlu belajar. 

Baca juga: Rahasia Umur Panjang Hiu Greenland, Vertebrata Tertua di Dunia

Saat masih anak kucing, mereka biasanya belajar teknik berburu dari induknya, mulai dari cara mengintai, menyerang, sampai cara membunuh mangsa.

Proses belajar ini penting banget untuk melatih jalur saraf berburu di otak mereka. 

Makanya, kucing yang punya pengalaman berburu sejak kecil biasanya lebih lihai menangkap tikus dibanding yang cuma hidup domestik banget.

6. Killing Berlebih: Surplus Killing

Ada fenomena menarik yang disebut surplus killing, yaitu ketika predator seperti kucing membunuh lebih banyak mangsa daripada yang bisa mereka makan sekaligus.

Baca juga: Plot Twist Dunia Dinosaurus: Si Nanotyrannus yang Puluhan Tahun Dikira Anak T-Rex, Ternyata Bukan!

Beberapa studi menunjukkan bahwa kucing bisa tetap berburu meski nggak lapar, lalu membunuh tikus lebih banyak daripada yang bisa mereka konsumsi atau simpan. 

Hal ini nunjukin betapa kuatnya insting predator mereka, dan kadang berburu itu bukan cuma soal “butuh makan”, tapi karena dorongan naluriah yang alami.

7. Kenapa Sebagian Kucing Malah Gak Tertarik Mengejar Tikus?

Enggak semua kucing punya semangat yang sama buat berburu tikus. 

Faktor-faktornya bisa berasal dari lingkungan dan pengalaman hidup, ada kucing yang dari kecil nggak diajari berburu, jadi instingnya “kurang aktif”. 

Baca juga: 10 Hewan Ini Pernah ke Luar Angkasa, Banyak Yang Pulang Selamat!

Selain itu, perilaku berburu juga bisa dipengaruhi seberapa kuat naluri predator mereka dan apakah mereka mendapatkan stimulasi cukup lewat mainan. 

Kalau lingkungan gak memicu insting berburu, bisa jadi kucing lebih santai dan gak agresif berburu tikus. 

Jadi, kalau kamu sering lihat kucing ngejar tikus, itu bukan cuma karena lapar. 

Semua itu gabungan dari insting predator bawaan, anatomi tubuh yang memang “dirancang untuk berburu”, indera yang tajam, dan sistem reward di otak mereka yang aktif banget saat berburu. 

Hunting juga jadi semacam olahraga mental yang bikin mereka puas sekaligus menyalurkan naluri alami.

Baca juga: Obat Penumbuh Gigi dari Jepang: Fakta Serius atau Hanya Rumor Keren?

Meskipun hidup domestik, kucing tetap punya jiwa pemburu sejati. Makanya, sebagai pemilik, penting banget memahami insting ini. 

Dengan begitu, kita bisa kasih stimulasi yang aman dan sehat, misalnya mainan berburu, supaya mereka nggak selalu ngejar tikus asli yang bisa bahaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU