INDOZONE.ID - Sebuah studi meninjau bagaimana tanaman penghasil minyak-seperti kelapa, kelapa sawit, dan kedelai-mengancam spesies hewan dan tumbuhan di seluruh dunia.
Penelitian dengan cakupan seluas itu baru pertama kali dilakukan. Hasilnya telah dipublikasikan di jurnal Nature Food. Budidaya tanaman penghasil minyak dan konsumsi produk turunannya diketahui mengalami peningkatan semakin signifikan.
"Dari perspektif perlindungan lingkungan, hilangnya keanekaragaman hayati merupakan masalah yang sama besarnya dengan perubahan iklim," kata Stephan Pfister, Professor quantitative sustainability assessment di ETH Zurich, yang memimpin riset.
Ia dan timnya menganalisis data global produksi, perdagangan, dan penggunaan lahan selama beberapa dekade. Informasi itu kemudian digabungkan dengan beberapa model untuk mengukur pengaruh tanaman penghasil minyak terhadap keanekaragaman hayati.
Baca juga: Studi: Gempa 2011 Menggeser Seluruh Wilayah Jepang ke Arah Timur
Pertama-tama, peneliti membuat peta global budidaya tanaman penghasil minyak berdasarkan data satelit, statistik pertanian, dan kumpulan data global tentang lahan budidaya.
Mereka juga menghitung sejauh mana berbagai bentuk penggunaan lahan mengancam spesies hewan dan tumbuhan.
Peneliti kemudian memasukkan faktor hilangnya spesies, yang menunjukkan seberapa besar area budidaya berkontribusi terhadap hilangnya spesies global.
Peneliti juga berupaya melihat dampak budidaya tanaman penghasil minyak di seluruh rantai pasok global. Mereka menghubungkan data yang dikumpulkan dengan model ekonomi global yang menggambarkan rantai pasok internasional, mulai dari budidaya, melalui pemrosesan, hingga produk akhir.
Baca juga: Ilmuwan Temukan "Versi Awal" Stonehenge yang Berusia 500 Tahun Lebih Tua
Sebagai ilustrasi, diperoleh gambaran, bagaimana kedelai dari Brasil dijadikan pakan ternak di Tiongkok atau Eropa, yang pada akhirnya memfasilitasi tingginya konsumsi daging.
Tim kemudian menganalisis bagaimana faktor perilaku konsumen, pertumbuhan penduduk, dan efisiensi pertanian berkontribusi terhadap peningkatan hilangnya keanekaragaman hayati.
Dari 19 tanaman penghasil minyak, sorotan tertuju pada tiga jenis tanaman yang berkontribusi besar pada kepunahan spesies.
"Tiga di antaranya menyebabkan proporsi dampak yang sangat besar: kelapa sawit, kedelai, dan kelapa," kata Shuntian Wang, seorang mahasiswa doktoral di tim Pfister.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Phys.org