Ilustrasi Asteroid Ryugu (Freepik)
INDOZONE.ID - Penelitian terbaru membuka fakta menarik tentang asal-usul debu di Asteroid Ryugu. Berbeda dari anggapan umum, material yang menyusun asteroid ini ternyata tidak sepenuhnya berasal dari Matahari.
Temuan ini memberikan petunjuk baru tentang bagaimana tata surya terbentuk di masa awal.
Melansir laman Discovery, Selasa (28/04/2026) badan antariksa Jepang melalui Hayabusa2 berhasil mengumpulkan sampel langsung dari permukaan Ryugu pada tahun 2018. Sampel tersebut kemudian dikirim ke Bumi dan mendarat di Australia pada 2020.
Material yang dibawa ini tergolong sangat berharga, karena merupakan sampel asteroid kaya karbon paling murni yang pernah diteliti.
Baca juga: Misi DART Berhasil, NASA Ubah Jalur Asteroid untuk Pertama Kalinya
Tidak seperti meteorit yang jatuh ke Bumi, sampel Ryugu tidak mengalami perubahan akibat gesekan atmosfer, sehingga kondisinya masih sangat asli.
Berdasarkan laman Discovery, ada beberapa petunjuk penting yang mengarah pada kesimpulan bahwa debu di Ryugu tidak terbentuk dekat Matahari:
Sampel Ryugu menunjukkan kandungan karbon dan bahan organik yang sangat tinggi. Kondisi ini menandakan bahwa material tersebut tidak pernah mengalami suhu ekstrem.
Jika terbentuk dekat Matahari, seharusnya unsur-unsur tersebut sudah berubah atau rusak akibat panas.
Para ilmuwan juga menemukan adanya senyawa yang mengandung air. Hal ini mengindikasikan bahwa Ryugu dulunya memiliki es dalam jumlah besar.
Jika berada terlalu dekat dengan Matahari, es tersebut pasti sudah menguap dan tidak akan tersisa dalam bentuk kimia seperti yang ditemukan.
Dari dua petunjuk di atas, peneliti menyimpulkan bahwa Ryugu kemungkinan besar terbentuk jauh dari pusat tata surya, bahkan di luar orbit Jupiter. Area ini memungkinkan material tetap dingin dan stabil.
Temuan paling mengejutkan adalah kemungkinan bahwa material Ryugu sudah ada sebelum Matahari terbentuk. Berdasarkan laman Discovery, asteroid ini diduga berasal dari cakram debu dan gas yang berputar sebelum Matahari menyala sebagai bintang.
Baca juga: Asteroid Ryugu Bawa 5 Bahan Pembentuk DNA, Mungkinkah Ada 'Bumi Lain' di Alam Semesta?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Discovery