Ilustrasi lumba-lumba. (Freepik)
INDOZONE.ID - Meski sering kali disalahpahami sebagai kelompok ikan oleh masyarakat umum, lumba-lumba sebenarnya merupakan anggota ordo mamalia.
Mengutip data dari Dolphin for Kids, hewan ini memiliki karakteristik biologis yang sangat berbeda dengan ikan. Mereka tidak bernapas melalui insang, tidak memiliki penutup tubuh berupa sisik, serta tidak termasuk dalam kategori hewan berdarah dingin.
Begitu pun sebaliknya, lumba-lumba mengandalkan paru-paru untuk menghirup oksigen di permukaan air.
Baca juga: Sistem Penglihatan Ikan Laut Dalam Tantang Teori Biologi yang Diajarkan di Buku Teks Biologi
Menurut laman National Ocean Service, seperti semua mamalia, lumba-lumba berdarah panas. Berbeda seperti ikan, yang bernapas melalui insang, lumba-lumba menghirup udara menggunakan paru-paru.
Lumba-lumba bernapas menggunakan lubang sembur di atas kepalanya, yang mengharuskan mereka sering muncul ke permukaan air.
Tidak seperti ikan yang bertelur, lumba-lumba melahirkan dan menyusui keturunannya, sebagaimana karakteristik mamalia pada umumnya.
Bahkan, lumba-lumba memiliki sedikit helai rambut di sekitar lubang semburnya, yang secara biologis sangat berbeda dari struktur sisik ikan.
Semua fitur ini mempertegas identitas mereka sebagai mamalia air yang unik dan memiliki adaptasi lingkungan yang luar biasa.
Sebagai anggota kelas mamalia, lumba-lumba memiliki sejarah evolusi rambut yang unik. Nenek moyang purba mereka kemungkinan besar memiliki bulu, namun seiring transisi penuh ke habitat akuatik, keberadaan bulu dianggap tidak lagi efektif untuk menjaga suhu tubuh.
Secara evolusioner, lumba-lumba menanggalkan bulu mereka dan beralih mengembangkan lapisan lemak tebal (blubber) sebagai isolator panas yang lebih efisien di dalam air.
Meski tampak licin, lumba-lumba sebenarnya masih menyimpan jejak leluhurnya berupa folikel rambut yang terdapat di sekitar area rostrum atau moncongnya.
Baca juga: 5 Hewan yang Memiliki Ingatan Terpendek: dari Ikan Mas hingga Capung
Hilangnya rambut dari tubuh lumba-lumba tidak lantas menggugurkan status mereka sebagai mamalia di mata dunia sains.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Oceanservice.noaa.gov