Ilustrasi Kenapa Orang Yahudi Lebih Cerdas? (Freepik)
INDOZONE.ID - Dunia investasi, teknologi, sampai sains tingkat tinggi sepertinya nggak pernah absen dari nama-nama besar yang punya pengaruh gila-gilaan di seluruh planet ini.
Kalau kita sebut nama seperti Albert Einstein yang jenius fisika, Sigmund Freud si bapak psikoanalisa, sampai king of tech macam Mark Zuckerberg, ada satu benang merah yang menyatukan mereka semua, yaitu darah Yahudi.
Fenomena ini sering banget bikin netizen penasaran pas lagi scrolling, apa sih rahasia di balik otak encer para tokoh dunia ini?
Ternyata, kecerdasan mereka bukan cuma soal hoki semata, tapi ada serangkaian habit dan sistem yang sudah di-set up dengan sangat rapi sejak dini.
Dilansir dari YouTube @Agus Kusdinar, ada beberapa kunci utama yang bisa kita pelajari soal gimana orang-orang Yahudi mencetak generasi yang sangat dominan di berbagai bidang profesional dan akademis.
Baca juga: Charles Manson dan Teori Chaos: Otak Pembunuhan dan Ideologi Perang Ras dari Helter Skelter
Langkah awal buat nyetak generasi cerdas ternyata dimulai jauh sebelum si kecil menghirup udara dunia untuk pertama kalinya.
Di komunitas mereka, persiapan melahirkan adalah fase yang sangat krusial dan dianggap sebagai investasi masa depan yang nggak main-main.
Para bumil nggak cuma fokus ke kesehatan fisik, tapi juga kasih stimulasi mental yang intensif buat janin.
Kebiasaan unik yang sering dilakuin adalah dengerin musik piano dan nyanyi secara rutin.
Nggak berhenti di situ, para suami punya peran aktif yang plot twist banget dengan mereka bakal beli buku matematika dan ajak sang istri buat beresin soal-soal hitungan bareng sampai hari H persalinan.
Mereka percaya banget kalau aktivitas intelektual ini bisa ngerangsang perkembangan saraf dan ngelatih otak anak sejak masih di dalam rahim. Ini sih beneran bentuk pendidikan paling dini yang pernah ada.
Selain urusan stimulasi mental, urusan asupan makanan juga diatur dengan sangat ketat dan penuh pertimbangan ilmiah, bukan asal kenyang.
Sejak awal kehamilan, para wanita di sana hobi banget konsumsi makanan yang kaya nutrisi otak, seperti kacang almond, kurma, dan susu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube