Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 MARET 2026 • 11:05 WIB

Planet Ekstrasurya Baru Ditemukan, Baunya seperti Telur Busuk!

Author

Planet Ekstrasurya Baru Ditemukan, Baunya seperti Telur Busuk!Ilustrasi planet baru (freepik). 

INDOZONE.ID - Ada planet yang atmosfernya penuh gas belerang, membuatnya berbau seperti telur busuk. Ada planet yang permukaannya berupa lautan magma mendidih. Lalu ada L 98-59 d, planet yang memiliki kedua hal itu sekaligus.

Tim astronom yang dipimpin Universitas Oxford, menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb, baru saja mengidentifikasi planet ekstrasurya (exoplanet) yang benar-benar unik dan sangat tidak ramah bagi kehidupan. Lokasinya sekitar 35 tahun cahaya dari Bumi.

Seperti Apa Planet Ini?

L 98-59 d memiliki ukuran 1,6 kali Bumi. Awalnya, para ilmuwan menduga planet ini adalah "super-Bumi" berbatu atau sub-Neptunus kaya gas. Tapi pengamatan terbaru mengungkap sesuatu yang jauh lebih aneh.

Atmosfernya penuh dengan gas berbasis belerang seperti hidrogen sulfida dan sulfur dioksida. 

Baca juga: Asteroid Ryugu Bawa 5 Bahan Pembentuk DNA, Mungkinkah Ada 'Bumi Lain' di Alam Semesta?

Di Bumi, senyawa ini dikenal karena baunya yang menyengat seperti telur busuk. Tapi bau bukanlah kejutan terbesar dari planet ini.

Lautan Magma di Bawah Lapisan Bau

Di bawah atmosfer busuk itu, ternyata tersimpan lautan magma yang menyelimuti seluruh planet. 

Batuan cair membentang hingga ke lapisan mantel. Lautan magma raksasa ini bertindak seperti tangki penyimpanan, menjebak belerang selama miliaran tahun dan melepaskannya perlahan ke atmosfer.

Proses inilah yang menjelaskan bagaimana planet ini mampu mempertahankan atmosfernya yang tebal meski terus dihujani radiasi dari bintang di dekatnya. 

Baca juga: Pembunuhan Snapchat: Kisah 2 Remaja Belasan Tahun Bunuh Wanita

Radiasi ultraviolet justru memicu reaksi yang mengalirkan material antara langit dan inti cair, menciptakan kondisi planet yang belum pernah kita lihat di tata surya kita.

Planet yang Tak Masuk Kategori

Para peneliti yang menerbitkan temuan mereka di Nature Astronomy percaya planet ini mungkin awalnya lebih besar, lalu perlahan menyusut seiring hilangnya atmosfer. 

Yang tersisa adalah dunia yang tidak bisa kita sebut sepenuhnya berbatu, tapi juga tidak bisa disebut gas.

"Yang kita tahu, planet ini bau dan sama sekali tidak bisa dihuni," kata para peneliti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vice.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Planet Ekstrasurya Baru Ditemukan, Baunya seperti Telur Busuk!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!