Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 11 MARET 2026 • 15:00 WIB

Mengungkap Misteri San Agustin, Situs Megalitik Kuno di Kolombia

Mengungkap Misteri San Agustin, Situs Megalitik Kuno di KolombiaSan Agustín (The Guardian)

INDOZONE.ID - San Agustín yang berada di wilayah Huila, Kolombia bagian selatan, dikenal sebagai salah satu situs arkeologi paling misterius di Amerika Latin.

Tempat ini sering disebut sebagai nekropolis atau “kota kematian” terbesar di dunia karena dipenuhi oleh patung-patung megalitik serta struktur kuil kuno yang berasal dari peradaban pra-Columbus.

Hingga kini, identitas pasti masyarakat yang membangun kompleks ini masih menjadi teka-teki bagi para peneliti.

Baca juga: Mengenal Candi Kailasa sang Keajaiban Monolitik dari India

Jejak Peradaban Kuno di Pegunungan Andes

Peradaban San Agustin berkembang di kawasan Macizo Colombiano, sebuah wilayah pegunungan yang menjadi titik pertemuan beberapa rangkaian Andes. 

Kondisi geografis tersebut menciptakan lanskap yang unik sekaligus strategis bagi perkembangan budaya kuno di daerah itu.

Situs peninggalan budaya ini tersebar di lebih dari 300 lokasi berbeda. Dua kawasan yang menjadi pusat utamanya adalah Mesitas dan La Estación.

Baca juga: Batu Ash-Shakhrah: Titik Awal Nabi Muhammad SAW Naik ke Langit

Di antara berbagai peninggalan yang ditemukan, salah satu yang paling terkenal adalah La Chaquira, sebuah ukiran batu besar yang menghadap ke lembah.

Ukiran ini menggambarkan berbagai figur seperti jaguar, manusia, serta sosok perempuan yang menghadap ke arah mata angin tertentu.

Keberadaan struktur batu tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kuno San Agustín memiliki kemampuan teknik yang cukup maju, terutama dalam memindahkan dan mengolah batu berukuran besar di wilayah pegunungan yang curam.

Ditemukan Kembali Setelah Berabad-Abad

Menariknya, ketika bangsa Spanyol tiba di wilayah tersebut pada masa kolonial, masyarakat setempat sudah tidak mengetahui lagi siapa yang membangun monumen-monumen batu itu.

Catatan sejarah mengenai situs ini baru muncul pada abad ke-18 melalui tulisan seorang biarawan bernama Juan de Santa Gertrudis.

Namun perhatian dunia terhadap San Agustín justru membawa dampak yang tidak selalu positif. Ketertarikan terhadap artefak kuno memicu berbagai aksi penjarahan terhadap patung dan benda bersejarah di kawasan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengungkap Misteri San Agustin, Situs Megalitik Kuno di Kolombia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!