Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 21:35 WIB

Meta Kembangkan AI yang Memungkinkan 'Menghidupkan Kembali' Orang yang Sudah Meninggal

Meta Kembangkan AI yang Memungkinkan Menghidupkan Kembali Orang yang Sudah MeninggalIlustrasi Menghidupkan Kembali Orang yang Sudah Meninggal (Freepik)

INDOZONE.IDMeta kembangkan AI yang memungkinkan untuk menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal dunia.

AI tersebut nantinya dapat “mensimulasikan” aktivitas media sosial seseorang, bahkan setelah orang tersebut meninggal dunia.

Melansir laman Business Insider (19/02/2026) proyek yang diajukan pada 2023 dan disetujui pada akhir Desember itu menjelaskan bagaimana model bahasa besar (LLM) dapat digunakan untuk meniru perilaku pengguna di platform jejaring sosial. 

Baca juga: Astrologi dan AI Jadi Cara Baru Cari Relasi, Inovasi atau Sekadar Tren?

Artinya, sistem AI tersebut mampu membalas komentar, menyukai unggahan, hingga merespons pesan langsung seolah-olah dilakukan oleh pemilik akun asli.

Dalam dokumen proyek disebutkan bahwa model ini dapat diaktifkan ketika pengguna “tidak hadir” di media sosial, misalnya saat mengambil jeda panjang atau bahkan setelah meninggal dunia.

Gagasan ini memunculkan pertanyaan besar. Apakah Meta ingin membuat kehadiran digital manusia menjadi abadi?

Proyek tersebut mencantumkan Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, sebagai penulis utama.

Baca juga: Aplikasi AI Kini Bisa Identifikasi Spesies Dinosaurus Lewat Jejak Kaki

Meski demikian, juru bicara Meta menegaskan kepada Business Insider bahwa perusahaan tidak memiliki rencana langsung untuk mengembangkan atau menerapkan konsep tersebut.

Mereka menekankan bahwa tidak semua paten yang didaftarkan akan diwujudkan menjadi produk nyata.

Mengisi Kekosongan Digital

Dalam penjelasannya, Meta berargumen bahwa ketika seseorang berhenti aktif di media sosial, baik karena istirahat atau karena meninggal, pengalaman para pengikutnya ikut terdampak.

Ketidakhadiran itu bisa terasa permanen dan meninggalkan kekosongan emosional.

Untuk mengatasi hal tersebut, teknologi yang dipatenkan akan menciptakan semacam “klon digital” berdasarkan data spesifik pengguna, seperti riwayat unggahan, komentar, serta interaksi lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Business Insider

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Meta Kembangkan AI yang Memungkinkan 'Menghidupkan Kembali' Orang yang Sudah Meninggal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!