Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 17:00 WIB

Astrologi dan AI Jadi Cara Baru Cari Relasi, Inovasi atau Sekadar Tren?

Astrologi dan AI Jadi Cara Baru Cari Relasi, Inovasi atau Sekadar Tren?Ilustrasi astrologi. (Freepik)

INDOZONE.ID - Para peneliti mencatat bahwa kepercayaan terhadap astrologi sudah berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka yang mulai dekat dengan astrologi kemudian mencari tahu, apakah ada ciri-ciri umum di antara orang-orang yang mau percaya pada ilmu semu yang tidak memiliki bukti kegunaannya.

Astrologi merupakan sistem kepercayaan dan praktik kuno yang mempelajari hubungan antara posisi dan pergerakan benda langit (Matahari, Bulan, planet, rasi bintang) dengan kehidupan, karakter, serta peristiwa di Bumi. 

Praktik ini menggunakan bagan kelahiran (horoskop) untuk menafsirkan nasib seseorang, namun dianggap sebagai pseudosains karena tidak didukung bukti ilmiah. 

Baca juga: Mengenal Astrologer dan Rahasia Astrologi Tradisional, Nggak cuma Ramal Zodiak dan Cinta

Lantas, apa jadinya kalau astrologi itu diperkuat oleh kehadiran teknologi berbasis AI? Simak penjelasannya di bawah ini.

Matchmaking Party Berbasis AI dan Astrologi

AICO, komunitas AI terbesar di Indonesia dengan lebih dari 20.000 anggota, berhasil mengadakan Cosmic Affair, sebuahmatchmaking party berbasis teknologi AI dan astrologi yang dirancang sebagai eksperimen sosial terkurasi. 

Co-Founder AICO, Reynaldi Francois, mengungkapkan ide di balik konsep pesta yang menggabungkan astrologi dan kecerdasan buatan (AI). 

Ia menilai minat masyarakat terhadap astrologi, baik Barat maupun China, masih cukup tinggi, terutama dalam hal mencari kecocokan pasangan, relasi pertemanan, hingga menentukan arah hidup.

Astrologi dan AI Jadi Cara Baru Cari Relasi, Inovasi atau Sekadar Tren?Acara 'Matchmaking Party' Berbasis AI dan Astrologi. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

"Jadi, kita pikir kenapa nggak kita bikin konsep party, ratusan orang datang ke satu tempat, tapi cara mereka dicocokin ngobrolnya sama siapa, hangout sama siapa, itu ditentuin sama astrologi dan AI," ujar Reynaldi Francois saat ditemui Indozone di Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Berangkat dari fenomena tersebut, ia kemudian menggagas konsep acara yang mempertemukan ratusan orang dalam satu tempat, di mana interaksi sosial seperti mengobrol atau berkenalan diarahkan berdasarkan analisis astrologi yang dibantu teknologi AI. 

Sistem tersebut, menurutnya, membantu peserta memahami karakter astrologi masing-masing sekaligus alasan potensi kecocokan dengan orang tertentu.

"AI yang ngebantu supaya mereka ngerti nih astrologinya apa nih, artinya kenapa cocok sama orang ini," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Astrologi dan AI Jadi Cara Baru Cari Relasi, Inovasi atau Sekadar Tren?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!