Perusahaan Rusia ubah burung merpati menjadi drone cyborg. (Dok. Neiry)
INDOZONE.ID - Sebuah perusahaan rintisan atau startup di Rusia mengembangkan teknologi yang mengubah burung merpati menjadi drone hidup berbasis implan saraf.
Proyek ini menggabungkan konsep cyborg, antarmuka otak-komputer, dan sistem kendali jarak jauh.
Hasilnya diklaim bisa membuat burung biasa bisa diarahkan seperti drone mekanis.
Perusahaan neuroteknologi bernama Neiry, berbasis di Moskow, mengklaim telah sukses melakukan uji terbang.
Mereka menanamkan elektroda di otak burung merpati, lalu menghubungkannya ke stimulator listrik kecil yang terpasang di kepala.
Hasilnya burung bisa “diarahkan” saat terbang.
Neiry pada dasarnya memperlakukan otak burung merpati sebagai sistem navigasi biologis.
Elektroda kecil dimasukkan melalui tengkorak, lalu dihubungkan ke perangkat stimulasi.
Perusahaan Rusia ubah burung merpati menjadi drone cyborg. (Dok. Neiry)
Baca juga: Bukan Sekadar Terowongan Cahaya, Penelitian Baru Ungkap Realita Pengalaman Jelang Kematian
Baca juga: Wahana Antariksa yang Pernah DIbuat Manusia: Dari yang Berawak hingga Robotik
Menurut perusahaan, sistem ini memberi “stimulasi ringan” ke area tertentu di otak sehingga burung merasakan “motivasi” untuk berbelok ke kiri atau kanan.
Secara visual, burung itu tampak terbang normal. Tidak ada gerakan kaku seperti robot.
Namun ketika sinyal dikirim, ia mengikuti jalur yang sudah diprogram, mirip drone DJI yang bergerak berdasarkan waypoint GPS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Zme Science