INDOZONE.ID - Ramalan zodiak beneran akurat atau cuma kebetulan? Hal ini memang sering kali memicu perdebatan.
Di satu sisi, banyak orang merasa ramalan bintang mereka sangat akurat dan "relate" dengan kehidupan sehari-hari.
Namun, skeptisisme muncul. Apakah kepribadian kita benar-benar ditentukan oleh posisi bintang, atau itu hanya sekadar kebetulan?
Meski klasifikasi sifat berdasarkan zodiak terasa meyakinkan, sains punya cara sendiri untuk membuktikannya. Melansir laman Discovery Magazine (10/02/2026), sebuah studi pada 2017 dalam The International Journal of Science in Society mencoba membedah misteri ini menurut pandangan sains.
Baca juga: Sejarah Munculnya Zodiak Cina Bermula: Apa Saja 12 Shio Secara Berurutan?
Untuk menentukan apakah zodiak memiliki validitas ilmiah, para peneliti menggunakan data masif dari sebuah lembaga pemerintah di Afrika Selatan.
Sebanyak 65.268 pencari kerja mengisi kuesioner kepribadian yang disebut Basic Traits Inventory (BTI) di bawah pengawasan psikolog.
Peneliti kemudian mempersempit sampel pada individu yang lahir di tahun 1983 dengan empat tanggal lahir yang mewakili zodiak berbeda:
Tujuannya jelas, jika zodiak itu nyata, maka orang-orang dalam kelompok zodiak yang sama seharusnya memiliki skor kepribadian yang serupa.
Baca juga: Mengenal Zodiak Aquarius: Pembawa Air yang Eksentrik, Peduli, dan Selalu Membawa Kejutan
Metode BTI mengukur lima faktor kepribadian utama, yaitu ekstroversi, neurotisme, kesadaran, keterbukaan terhadap pengalaman, dan keramahan.
Sebagai contoh, jika stereotip bahwa seorang Gemini selalu ceria itu benar, maka mereka seharusnya memiliki skor tinggi pada aspek ekstroversi.
Begitu pula jika Taurus dianggap keras kepala, mereka seharusnya memiliki skor rendah dalam keterbukaan terhadap pengalaman.
Baca juga: Mengenal Zodiak Capricorn: Sosok Ambisius dan Setia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Discover Magazine