Dugong. (Pixabay/PublicDomainImages)
INDOZONE.ID - Ada yang menyebut dugong dan duyung adalah sama, tapi ada juga yang mengatakan beda. Lalu apa sebenarnya dugong tersebut dan mengapa sering disebut berkaitan dengan putri duyung?
Secara bahasa dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI), dugong dan dan duyung memiliki arti yang sama, yaitu sejenis mamalia laut yang merupakan bagian anggota Sirenia atau sapi laut yang masih bertahan hidup.
Dugong bukanlah ikan karena mesyusui anaknya dan masih kerabat evolusi dari gajah. Hidupnya sendiri ada di 37 negara di wilayah Indo Pasifik, seperti Indonesia dan bagian utara Australia.
Dugong semula diklasifikasikan oleh seorang peneliti Müller pada tahun 1776 sebagai Trichechus dugon, salah satu ahli genus manatee yang sebelumnya didefinisikan sebagai Linnaeus. Ia kemudian ditetapkan sebagai jenis spesies Dugong oleh Lacépède dan diklasifikasikan lebih lanjut di dalam keluarganya sendiri oleh Gray dan subfamilinya oleh Simpson.
Baca juga: Habitat Dugong Terbesar Ditemukan di Maluku, Ada Peran Besar Masyarakat Adat Jaga Ekosistem Laut
Ernst Christoph Barchewitz menggunakan istiliah 'dugung' dan 'manate'ketika ia tinggal dipulau Leti 1714-1720. Perkataan "dugong" dalam bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lain, berasal dari istilah dalam bahasa Melayu yakni duyung, kedua-duanya memiliki makna yakni "perempuan laut' lantaran ia menyusui anaknya.
Banyak cerita dan informasi yang timbul di masyarakat bahwa Dugong jika berenan terlihat seperti seseorang manusia yang sedang berenang.
Dan pada malam hari dikatakan akan terlihat seperti seorang perempuan yang sedang berenang dengan gerakan ekornya yang naik turun.
Mengutip situs Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Dugong dalam merupakan salah satu dari 35 jenis mamalia laut yang hidup laing banyak di Indonesia. Aarea tempat tinggalnya tidak terbatas pada perairan pesisir.
Namun saat ini habitat lamun semakin berkurang, berdasarkan data hanya 5% yang tergolong sehat, 80% kurang sehat, dan 15% tidak sehat dari 1,507 km2 luas padang Lamun .
Baca juga: Dugong dan Suara Bernada Miliknya yang Digunakan untuk Berkomunikasi
Dugong dalam bentuk fisik (Britannica)
Beberapa ciri dugong berdasarkan situs tersebut diri beberapa ukuran dan lama hidup. Dugong berukuran besar dengan panjang tubuhnya bisa mencapai 3 meter dengan berat 450 kg dan berumur panjang, bisa hidup sampai 70 tahun
Dugong juga disebut sebagai satu-satunya mamalia laut pemakan lamun, dan turut menyeimbangkan ekosistem lamun. Selain itu, dugong juga ampu menahan napas di dalam air sampai 12 menit, sambil mencari makan dan berenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: KKP RI