Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 27 JANUARI 2026 • 19:38 WIB

Kenapa Disebut Bulan Februari? Ini Asal-usul Nama Bulan Terpendek dalam Setahun

Kenapa Disebut Bulan Februari? Ini Asal-usul Nama Bulan Terpendek dalam SetahunIlustrasi Asal-usul Nama Bulan Februari (Freepik)

INDOZONE.ID - Bulan Februari mungkin dikenal sebagai bulan yang paling singkat, sering pula dianggap paling dingin dan paling cepat berlalu. Namun, di balik durasinya yang pendek, Februari menyimpan sejarah panjang yang menarik.

Nama bulan Februari ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan lahir dari tradisi kuno, ritual penyucian, dan perjalanan panjang kalender manusia.

Lalu, dari mana sebenarnya nama Februari berasal?

Baca juga: Sejarah Penetapan 1 Januari sebagai Awal Tahun Baru dari Sejarah Romawi Kuno

Awal Mula Nama Februari dari Ritual Penyucian Romawi

Melansir laman Dictionary, nama Februari berakar dari kebudayaan Romawi Kuno. Bulan ini dinamai dari sebuah festival bernama Februa, yaitu ritual penyucian yang dilakukan masyarakat Romawi pada akhir musim dingin.

Dalam tradisi tersebut, orang-orang menjalani prosesi pembersihan diri, baik secara fisik maupun spiritual, sebelum memasuki siklus tahun yang baru.

Februari pada masa itu dianggap sebagai bulan refleksi, penebusan, dan persiapan. Jadi, alih-alih dirayakan dengan pesta besar, bulan ini justru diisi dengan ritual yang menekankan kesucian dan pembaruan. Dari sinilah kata Februarius kemudian berkembang menjadi Februari yang kita kenal sekarang.

Baca juga: Mengenal Tahun Kabisat, 29 Februari Terjadi 4 Tahun Sekali

Februari Baru Hadir Belakangan di Kalender

Menariknya, Februari tidak selalu ada dalam kalender. Kalender Romawi paling awal hanya memiliki 10 bulan dan sama sekali mengabaikan musim dingin. Baru pada sekitar abad ke 7 SM, Raja Roma kedua, Numa Pompilius, menambahkan dua bulan baru, Januari dan Februari.

Kedua bulan tersebut awalnya diletakkan di akhir kalender dan masing-masing memiliki 28 hari. Saat itu, Tahun Baru bahkan dimulai pada 1 Maret.

Barulah pada tahun 153 SM, awal tahun resmi dipindahkan ke 1 Januari, menjadikan Februari sebagai bulan kedua seperti sekarang.

Baca juga: 7 Fakta Unik dan Menarik Bulan Februari yang #KAMUHARUSTAU: Berkaitan dengan Ritual Pembersihan hingga Fenomena Angkasa

Sebelum Februari, Ada “Bulan Lumpur” dan “Bulan Kubis”

Sebelum nama Latin Februari diadopsi secara luas, beberapa budaya memiliki sebutan unik untuk bulan ini. Dalam bahasa Inggris Kuno, Februari dikenal sebagai Solmonath, yang berarti “bulan lumpur” merujuk pada kondisi cuaca yang basah dan berlumpur.

Ada juga nama Kale-monath, yang secara harfiah berarti “bulan kubis”. Nama ini terdengar aneh, namun diyakini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat Eropa abad pertengahan yang banyak mengonsumsi kubis selama musim dingin. Nama-nama ini menunjukkan bagaimana manusia menamai waktu berdasarkan pengalaman sehari-hari mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dictionary.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa Disebut Bulan Februari? Ini Asal-usul Nama Bulan Terpendek dalam Setahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!