Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 22 JANUARI 2026 • 11:45 WIB

Apa Itu Badai Magnet Bumi? Ini Penjelasan dan Dampaknya

Apa Itu Badai Magnet Bumi? Ini Penjelasan dan DampaknyaIlustrasi Badai Magnet Bumi (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah dengar istilah badai magnet Bumi atau badai geomagnetik? Fenomena ini sering dibahas saat Matahari sedang “aktif”, dan kadang dikaitkan dengan kemunculan aurora yang cantik di langit.

Tapi sebenarnya, badai magnet Bumi bukan badai seperti hujan atau angin kencang di permukaan. Ini adalah gangguan yang terjadi di “perisai” pelindung Bumi, akibat aktivitas dari Matahari

Meski terdengar jauh, efeknya bisa terasa sampai ke teknologi yang kita pakai sehari-hari.

Baca juga: Asal Usul hingga Mitos Aurora Borealis dari Berbagai Negara

Apa Itu Badai Magnet Bumi?

Secara sederhana, badai magnet bumi adalah gangguan besar pada magnetosfer Bumi, yaitu lapisan medan magnet yang melindungi planet kita dari partikel-partikel berbahaya dari luar angkasa.

Badai ini terjadi saat angin Matahari atau aliran partikel bermuatan dari Matahari membawa energi besar dan “menabrak” magnetosfer Bumi. Ketika transfer energi ini berlangsung sangat kuat, sistem magnet Bumi bisa terguncang dan memicu badai geomagnetik.

Baca juga: Disebut Fenomena Langit yang Indah, Aurora Ternyata Bisa Mengancam Kehidupan Manusia

Kenapa Badai Ini Bisa Terjadi?

Pemicu utama badai magnet Bumi berasal dari perubahan aktivitas Matahari. Ada dua penyebab yang paling sering disebut:

1. CME (Coronal Mass Ejection)

CME adalah lontaran massa koronal, yaitu pelepasan plasma dalam jumlah sangat besar dari Matahari. 

Bayangkan seperti Matahari “melempar” awan energi dan partikel ke luar angkasa.

CME biasanya butuh waktu beberapa hari untuk mencapai Bumi. Namun, dalam kasus badai yang sangat intens, gelombangnya bisa sampai lebih cepat, bahkan sekitar 18 jam.

Baca juga: Kulminasi Matahari di 2026: Hari Tanpa Bayangan Tahun Ini Terjadi di Bulan Apa?

2. HSS (High-Speed Solar Wind)

Selain CME, badai juga bisa dipicu oleh angin Matahari berkecepatan tinggi. Aliran cepat ini dapat menerobos angin Matahari yang lebih lambat di depannya, lalu membentuk wilayah interaksi yang bisa memicu gangguan magnetik.

Dibanding CME, badai dari HSS biasanya lebih ringan, tetapi bisa berlangsung lebih lama dan tetap menyimpan energi besar di sekitar Bumi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Earthsky.org, Space Weather Prediction Center

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Apa Itu Badai Magnet Bumi? Ini Penjelasan dan Dampaknya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!