Potret matahari tersenyum yang diambil NASA (Twitter/@NASASun)
INDOZONE.ID - Ada sebuah fenomena menarik yang terjadi di atmosfer Matahari kita: sebuah lubang besar, lebih dari lima kali diameter Jupiter, yang melepaskan angin surya kuat ke Tata Surya. Lubang ini dikenal sebagai lubang koronal.
Dikutip dari ScienceAlert, Lubang koronal adalah wilayah besar di mana medan magnet matahari terbuka. Karena medan magnet terbuka, angin yang terus-menerus bertiup dari Matahari dapat keluar dengan lebih mudah.
Hasilnya adalah hembusan partikel matahari dan plasma yang lebih kuat ke Tata Surya. Lubang ini sangat besar, ukurannya sekitar 800.000 kilometer sepanjang sumbu terpanjangnya. Lubang tersebut menghadap Bumi pada periode tertentu.
Baca juga: Dunia Bawah Tanah: Misteri Hades ala Yunani dan Romawi
Meski demikian, tidak perlu khawatir karena efeknya hanya badai matahari ringan. Lubang ini berkontribusi pada pola kekacauan matahari yang lebih luas saat kita memasuki periode solar maksimum, yaitu periode di mana Matahari menjadi lebih aktif.
Matahari kita memiliki siklus aktivitas, di mana ia menjadi lebih aktif dengan bintik matahari, semburan matahari, lontaran massa koronal, dan lubang koronal.
Aktivitas ini mencapai puncaknya - solar maksimum - sebelum mereda kembali menuju solar minimum, yaitu periode ketenangan relatif dan aktivitas minimal.
Hasilnya, menurut NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), yang paling banyak terjadi adalah badai matahari level G1-ke-G2.
Baca juga: Dunia Tersembunyi: Kota Bawah Tanah yang Ada di Bumi
Itu adalah badai matahari paling ringan yang dapat menghantam kita, dan tidak banyak yang akan terlihat oleh kebanyakan dari kita.
Badai matahari yang lebih kuat dihasilkan oleh lontaran massa koronal dan semburan matahari. Lubang koronal relatif pasif; angin matahari lebih kuat, tetapi tidak secara aktif terlempar keluar dengan dorongan tambahan.
Sebaliknya, lontaran massa koronal atau semburan matahari secara aktif mengeluarkan material ke luar.
Meskipun lubang koronal ini besar dan menghasilkan angin matahari yang kuat, dampaknya terhadap kita di Bumi relatif ringan.
Ini adalah bagian dari siklus alami Matahari dan merupakan fenomena yang menarik untuk dipelajari lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Science Alert