Ilustrasi ketindihan. (pixabay)
INDOZONE.ID - Fenomena kesurupan, melihat penampakan, atau mengalami ketindihan masih sering bikin merinding banyak orang.
Di masyarakat kita, kejadian-kejadian seperti ini hampir selalu langsung dikaitkan dengan hal gaib, mulai dari kerasukan makhluk halus sampai gangguan jin.
Padahal, menurut penjelasan ilmiah yang disampaikan Cania Citta di kanal YouTube @MALAKA, banyak dari peristiwa tersebut justru bisa dijelaskan secara medis dan psikologis.
Menariknya, pendekatan ilmiah ini bukan untuk menertawakan kepercayaan yang sudah lama hidup di masyarakat, melainkan untuk membuka cara pandang yang lebih luas.
Dengan memahami sisi sainsnya, kita justru bisa memberi respons yang lebih tepat dan manusiawi ketika menghadapi fenomena-fenomena ekstrem seperti ini.
Baca juga: Kisah Mistis Akibat Kencing Sembarangan Berujung Petaka di Hutan Ngadiroso
Cania Citta mengawali penjelasannya dengan mengutip pemikiran Tan Malaka dalam buku Madilog.
Di sana dijelaskan tentang logika mistika, yaitu cara berpikir yang menjadikan kekuatan gaib sebagai satu-satunya jawaban atas kejadian yang tidak dipahami.
Contoh logika mistika ini masih sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Uang hilang langsung dituduh diambil tuyul. Usaha ramai dibilang pakai penglaris. Orang kejang-kejang disebut kerasukan.
Masalahnya bukan pada kemungkinan mistisnya, tapi ketika penjelasan itu dianggap final dan tidak boleh diuji lagi dengan pendekatan lain.
Saat logika mistika dijadikan jawaban tunggal, orang berhenti mencari solusi nyata. Padahal, bisa jadi ada penyebab medis atau psikologis yang kalau ditangani dengan benar, justru menyelamatkan nyawa seseorang.
Salah satu fenomena paling sering disalahartikan adalah kesurupan. Banyak orang menganggap tubuh yang kaku, melengkung, atau kejang sebagai tanda dirasuki makhluk halus. Padahal, dalam dunia medis, kondisi seperti itu punya penjelasan yang sangat jelas.
Salah satunya adalah tetanus. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang menyerang sistem saraf dan memicu kejang otot ekstrem.
Posisi tubuh penderita tetanus bahkan sering melengkung ke belakang, mirip sekali dengan gambaran orang yang dianggap kesurupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube