Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 12:23 WIB

Universitas Oxford Dikritik karena Abaikan Kontribusi Peneliti Indonesia dalam Penemuan Rafflesia Hasselti

Universitas Oxford Dikritik karena Abaikan Kontribusi Peneliti Indonesia dalam Penemuan Rafflesia HasseltiSpesies Rafflesia. (Instagram/@seasia.news)

INDOZONE.ID - Universitas Oxford dikritik karena tidak memberikan penghargaan kepada peneliti Indonesia, Dr. Joko Witono, yang berasal dari Universitas Oxford.

Unggahan universitas itu menyoroti Dr. Chris Thorogood dari Kebun Raya Oxford, tapi menempatkan kolaborator Indonesia dalam "tim" tanpa menyebutkan nama.

Hal ini memicu mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menuntut pengakuan yang pantas dengan menyatakan, "Peneliti Indonesia—Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi—bukan NPC, sebutkan nama mereka."

Baca juga: Kepala Serigala Berusia 40.000 Tahun Ditemukan di Siberia dalam Keadaan Terpenggal

Penelitian ini adalah hasil kerja sama proyek BRIN "Pan-Filogeni Regional Pertama untuk Rafflesia" bersama Universitas Bengkulu dan Komunitas Peduli Puspa Langka, yang didanai Kebun Raya Universitas Oxford.

Proyek ini bertujuan memetakan hubungan filogenetik semua spesies Rafflesia di Asia Tenggara, dengan Indonesia sebagai habitat 16 spesies Rafflesia dunia.

Peneliti BRIN, Dr. Joko, menegaskan bahwa "semua proses penelitian dilakukan secara legal dan berizin, memastikan tidak ada materi genetik yang keluar dari Indonesia," menekankan kedaulatan Indonesia atas spesimen tersebut sekaligus mengenang momen emosional ketika Septi Andriki, yang mencari bunga tersebut selama 13 tahun, menangis saat menemukannya mekar.

Baca juga: Alasan Ilmiah Mengapa Kucing Selalu Mengejar Tikus

Dr. Thorogood memang mengunggah ucapan terima kasih di Instagram dan X, menyebut Septi Andriki "pahlawan ekspedisi" dan berterima kasih pada masyarakat Sumatra.

Namun, kritikus menilai insiden ini menunjukkan pola "parachute science", di mana lembaga Barat jadi wajah penemuan yang sebenarnya hasil kerja peneliti Global South.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@seasia.news

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Universitas Oxford Dikritik karena Abaikan Kontribusi Peneliti Indonesia dalam Penemuan Rafflesia Hasselti

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!