Ilustrasi hujan. (sourabhkrishna806)
INDOZONE.ID - Kalau kamu pernah naik motor atau jalan kaki habis hujan, lalu mencium bau khas dari tanah yang basah, kamu nggak halu kok itu memang nyata dan ada penjelasan ilmiahnya. Aroma itu ternyata punya nama keren, yaitu petrichor. Nah, bau ini bukan cuma bikin hidung kita segar, tapi juga sering bikin kita tiba-tiba teringat masa kecil atau momen-momen lama. Yuk, kita bahas kenapa bau ini bisa muncul, kenapa bisa bikin nostalgia, dan apa hubungannya dengan kerja otak kita.
Apa sih Petrichor itu?
Petrichor berasal dari dua kata Yunani: petra (batu) dan ichor (cairan para dewa). Intinya, bau khas “tanah basah setelah hujan” bukan cuma “tanah basah aja”, tapi hasil kombinasi beberapa faktor kimiawi dan mikrobiologis. Menurut peneliti, ketika hujan jatuh ke tanah yang sebelumnya kering, beberapa senyawa yang selama masa kering “tertahan” akan dilepaskan ke udara. Nah, itulah yang kita hirup sebagai bau yang memorable.
Baca juga: Wajib Dinanti, Fenomena Indah Setiap Agustus: Hujan Meteor Perseid
Kenapa bau itu bikin nostalgia?
Ada beberapa alasan kenapa aroma ini sering bikin kita “melayang” ke masa lalu atau merasa “ah, kayak waktu kecil”
- Koneksi emosional dan memori
Saat hujan turun, banyak dari kita langsung kebayang masa kecil, main hujan bareng teman, mencium bau tanah waktu main di kebun, atau pulang sekolah dalam keadaan basah kuyup. Semua momen itu disimpan otak kita sebagai semacam “zona aman” atau kenangan nyaman. Jadi, ketika kita mencium aroma kuat seperti petrichor, otak langsung men-trigger memori itu, dan kita pun terbawa nostalgia.
- Indera penciuman kita super sensitif
Salah satu senyawa yang bikin bau khas tanah setelah hujan muncul adalah geosmin. Uniknya, hidung manusia sangat sensitif terhadap senyawa ini, kita bisa mencium geosmin bahkan kalau kadarnya cuma sedikit banget, sampai satu bagian per triliun! Jadi, nggak heran kalau setiap kali hujan turun dan aroma itu muncul, otak kita langsung menyaut, “Eh, ini bau yang gue kenal,” dan otomatis muncullah rasa familiar atau nostalgia.
- Waktu yang tepat munculnya bau
Bau petrichor biasanya paling kuat muncul setelah cuaca kering yang lama, terutama saat hujan turun untuk pertama kalinya atau waktu hujannya masih ringan. Soalnya, selama masa kering itu, berbagai senyawa alami menumpuk di permukaan tanah. Nah, begitu terkena air hujan, semua senyawa itu langsung “lepas” ke udara dan menyebarkan aroma khas yang kuat banget. Itu juga alasan kenapa bau hujan pertama terasa lebih spesial dan berkesan dibanding hujan-hujan berikutnya.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi secara ilmiah?
ilustrasi Mimpi Kehujanan (Freepik)
- Bakteri tanah dan geosmin
Ada bakteri tanah bernama Actinomycetes yang hidup di dalam tanah. Saat kondisi kering, mereka memproduksi spora dan senyawa geosmin. Ketika hujan datang, spora maupun geosmin ini terlepas ke udara lewat aerosol, dan bau khas pun muncul.
- Minyak volatil dari tanaman
Tanaman juga berperan, lho! Saat musim kering, beberapa tanaman mengeluarkan minyak-minyak volatil sebagai cara melindungi diri dari kekeringan. Minyak ini biasanya menempel di tanah atau bebatuan. Nah, ketika hujan datang, minyak-minyak itu ikut terlepas ke udara dan membuat aroma tanah basah jadi makin kaya dan kuat. Jadi, tanaman juga ikut bikin bau petrichor makin terasa spesial!
- Mekanisme fisik hujan dan tanah
Penelitian dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) menyebutkan, saat tetesan hujan jatuh ke permukaan berpori seperti tanah atau bebatuan, gelembung-gelembung kecil udara ikut terjebak di dalamnya. Gelembung ini lalu “meluncur” ke permukaan tetesan hujan dan meledak, menyebarkan aerosol ke udara. Nah, aerosol inilah yang membawa senyawa-senyawa pembentuk bau petrichor ke hidung kita, sehingga kita bisa mencium aroma khas itu dengan jelas.
Baca juga: Ternyata di Planet Venus Ada Hujan Tapi Gak Nyampe Tanah, Kok Bisa?
Keren, kan? Bau tanah setelah hujan itu bukan cuma kebetulan, tapi hasil perpaduan beberapa hal: senyawa kimia seperti geosmin dan minyak volatil, aktivitas mikrobiologi dari bakteri tanah, serta proses fisika saat hujan dan tanah bertemu yang membuat aerosol tersebar ke udara. Karena indera penciuman kita super sensitif dan aroma ini sering terhubung dengan memori positif, muncullah rasa nostalgia yang kuat.
Jadi, lain kali kamu mencium bau tanah setelah hujan dan berpikir, “Ah, kok berasa adem dan tenang, ya” sekarang kamu tahu, itu namanya petrichor momen kecil dari alam yang bisa menyentuh hati.