Penemuan harta karun keramik di laut Turki. (Artnews)
INDOZONE.ID - Penemuan luar biasa terjadi di perairan Turki—ratusan keramik kuno ditemukan masih tersusun rapi di dalam bangkai kapal yang karam ribuan tahun lalu.
Beberapa benda yang ditemukan seperti yang dilaporkan Artnews terdiri dari iring, mangkuk, dan nampan keramik tersebut berasal dari masa Hellenistik Akhir hingga Romawi Awal. Lokasinya berada di lepas pantai Adrasan, wilayah Kumluca, Antalya.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, bahkan ikut menyelam langsung ke lokasi untuk melihat temuan ini.
Dalam keterangannya setelah penyelaman, Ersoy menjelaskan bahwa kapal kargo tersebut diperkirakan berusia sekitar dua ribu tahun. Menariknya, keramik-keramik itu ditempatkan satu di dalam yang lain dan dilapisi tanah liat mentah untuk menjaga keamanannya selama pelayaran.
Baca juga: Kisah Derinkuyu, Kota Bawah Tanah di Turki dengan 18 TIngkatan, Masih Bisa Bernapas Lega di Dalamnya
Cara penyimpanan seperti ini ternyata sangat efektif—warna, pola, dan permukaan keramik masih terjaga dengan sangat baik, nyaris tidak rusak.
“Penemuan ini memberi kita informasi penting, baik soal cara produksi maupun teknik pengemasan zaman dulu,” kata Ersoy. Ia juga menambahkan bahwa seluruh artefak sedang dirawat di laboratorium daerah milik kementerian untuk proses restorasi dan konservasi.
Menurutnya, temuan ini bukan hanya penting bagi Turki, tapi juga sangat berharga bagi warisan budaya dunia.
Proyek penggalian ini merupakan bagian dari program “Warisan untuk Masa Depan” dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Tujuan proyek ini adalah mempercepat proses penelitian dan ekskavasi arkeologi, sehingga lebih banyak peninggalan sejarah bisa ditemukan dalam waktu yang lebih singkat.
Ersoy juga menyebut bahwa eksplorasi bawah laut di sepanjang pesisir Turki sudah mengidentifikasi lebih dari 400 bangkai kapal—hanya dari wilayah antara Patara sampai Mersin.
“Para peneliti kita bekerja keras dan sangat disiplin. Eksplorasi seperti ini penting, bukan hanya untuk ilmu pengetahuan, tapi juga bisa jadi daya tarik wisata di masa mendatang,” ujarnya. “Setiap bangkai kapal itu seperti pintu baru yang membawa kita mengenal sejarah di bawah laut. Hasil ekskavasi ini nantinya bisa dinikmati masyarakat lewat museum seperti Museum Arkeologi Bawah Laut Bodrum.”
Hakan Öniz, dosen Universitas Akdeniz yang memimpin penggalian, mengatakan bahwa tim menemukan “gugusan batu” berisi ribuan piring keramik. Ia juga menyebutkan bahwa setelah proses ekskavasi selesai, sebagian lokasi akan dibuka untuk wisata selam.
Sebagai penutup, Ersoy mengumumkan bahwa pembangunan museum baru yang khusus menampilkan artefak bawah laut akan dimulai bulan ini di kawasan Kemer Idyros. Di masa depan, keramik-keramik ini akan dipamerkan di sana. Tak hanya itu, Museum Arkeologi Antalya juga akan punya bagian khusus yang membahas arkeologi bawah laut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Artnews.com