Kamis, 13 FEBRUARI 2025 • 16:59 WIB

Identitas Jack the Ripper Terungkap: Misteri Pembunuh Paling Legendaris di Dunia Terpecahkan

Author

Ilustrasi Jack The Ripper dan sosok tokohnya. (Istimewa/Cornwall Live)

INDOZONE.ID - London, kota yang penuh sejarah dan misteri, akhirnya mungkin bisa menutup salah satu kasus kriminal paling terkenal sepanjang masa.

Sejarawan Russell Edwards mengklaim bahwa identitas Jack the Ripper telah terungkap berkat kecocokan DNA yang ditemukan pada selendang di lokasi salah satu pembunuhan

Sosok yang selama ini hanya dikenal sebagai pembunuh paling legendaris di dunia, ternyata memiliki nama Aaron Kosminski.  

Baca Juga: Kisah Whitney Jones dan Debra Trice: Bangun Yayasan Bersama Pembunuh Ayahnya

Siapa Aaron Kosminski?

Ilustrasi Jack The Ripper dan sosok tokohnya. (Istimewa/Cornwall Live)

Buat yang belum tahu, Kosminski adalah seorang imigran asal Polandia yang tiba di Inggris pada tahun 1881. 

Dia bekerja sebagai tukang cukur di Whitechapel, daerah yang menjadi tempat serangkaian pembunuhan brutal yang mengguncang London pada tahun 1888.  

Pada saat itu, Kosminski baru berusia 23 tahun dan sudah lama dicurigai sebagai pelaku. 

Tapi karena minimnya teknologi forensik kala itu, polisi nggak bisa membuktikan keterlibatannya. 

Hal menarik, Kosminski diketahui mengidap skizofrenia dan akhirnya menghabiskan sisa hidupnya di rumah sakit jiwa hingga meninggal pada tahun 1919.  

Baca Juga: Kisah Tragis dan Ajaib Essie Dunbar: Dinyatakan Mati, lalu Hidup Lagi!

Kisah Selendang yang Jadi Kunci Identitas 

Jack The Ripper: Misteri Pembunuhan Berantai Paling Terkenal di London (Varldens Historia)

Identitas Jack the Ripper terungkap, berawal dari sebuah selendang yang ditemukan di tempat pembunuhan Catherine Eddowes, salah satu korban Ripper. 

Ia terkenal karena kisah tragis pembunuhan yang salah satu buktinya yaitu keberadaan selendang ini yang diyakini memiliki noda darah dan cairan tubuh pelaku.  

Pada tahun 2007, Russell Edwards membeli selendang tersebut dan mulai melakukan investigasi kasus kriminal ini. 

Ia bekerja sama dengan ilmuwan forensik untuk meneliti DNA di kain tersebut. 

Hasilnya? DNA pada selendang itu ternyata cocok dengan keturunan Kosminski!  

"Ini bukan lagi teori atau spekulasi. Ini bukti ilmiah," kata Edwards dalam wawancara dengan Today Show Australia.  

Baca Juga: Kisah Tragis Pria 73 Tahun Hendak Memotong Leher Gadis Yaman Berusia 7 Tahun di Michigan

Jack the Ripper: Legenda Kelam yang Bertahan Lebih dari 100 Tahun

Ilustrasi Jack The Ripper

Siapa Jack the Ripper? Ia bukan sekadar nama. Dia adalah simbol ketakutan yang menghantui London sejak akhir abad ke-19. 

Dilansir dari NewsNation, antara Agustus dan November 1888, setidaknya lima wanita ditemukan tewas mengenaskan di Whitechapel.  

Metode pembunuhan si Ripper sangat brutal yaitu korban-korbannya digorok lehernya sebelum organ dalam mereka dikeluarkan dengan presisi yang aneh. 

Ada dugaan bahwa pelaku punya latar belakang medis atau keahlian bedah, tapi itu tak pernah terbukti.  

Polisi saat itu mati-matian mencari pelakunya, tapi tak pernah berhasil menangkapnya. 

Sejak itu, identitas asli Jack the Ripper menjadi misteri pembunuhan yang terus memicu spekulasi dan teori konspirasi.  

Baca Juga: Kisah Tragis Gabriel Fernandez: Cinta Tanpa Batas Seorang Anak yang Berakhir di Tangan Ibunya Sendiri

Bukti DNA: Apakah Ini Jawaban Akhir?

ilustrasi Jack The Ripper (Adobe Stock)

Dalam upayanya memperjelas sejarah, Edwards bahkan menyewa tim hukum untuk membawa hasil investigasi pembunuhan ini ke Pengadilan Tinggi Inggris.

Tujuannya? Mengakui secara resmi bahwa Aaron Kosminski adalah Jack the Ripper. 

"Kita sudah punya buktinya. Sekarang kita hanya perlu menyebutkan nama pembunuhnya secara sah di pengadilan," ujar Karen Miller, cicit buyut Catherine Eddowes dilansir dari Daily Mail.

Tapi, meski bukti DNA ini tampak kuat, banyak ahli yang masih skeptis. 

Sebagian berpendapat bahwa kontaminasi bisa saja terjadi, mengingat usia selendang yang sudah lebih dari satu abad.  

Baca Juga: Kisah Tragis Arina Glazunova: Asyik Bikin Konten hingga Meninggal karena Jatuh di Tangga Stasiun Kereta Bawah Tanah

Ilustrasi Jack The Ripper saat melakukan aksi pembunuhan. (Mysteryofuniverse)

Jika Pengadilan Tinggi Inggris setuju untuk mengkaji kembali kasus legendaris ini, maka sejarah bisa mencatat Aaron Kosminski sebagai Jack the Ripper secara resmi. 

Namun, apakah publik dan para sejarawan bisa menerima ini sebagai kebenaran final?  

Satu hal yang pasti, misteri Jack the Ripper tetap menarik perhatian dunia. 

Jika klaim Edwards benar, maka ini adalah salah satu pengungkapan terbesar dalam dunia kriminal dan forensik. 

Tapi jika masih ada celah dalam bukti ini, mungkin kita masih harus menunggu lebih lama untuk benar-benar menutup kasus identitas Jack the Ripper pembunuh paling legendaris di dunia.

Gimana nih menurut Kamu? Apakah ini akhir dari legenda Jack the Ripper, atau justru awal dari perdebatan baru?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daily Mail, NewsNation, Today Show Australia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU