Kamis, 10 OKTOBER 2024 • 20:20 WIB

Ngerinya Unit 731, Manusia Jadi Kelinci Percobaan: Disiksa hingga Dibekukan

Author

Unit 731 yang dipimpin oleh Jenderal Shiro Ishii (wikipedia)

INDOZONE.ID - Unit 731 adalah salah satu bagian tergelap dalam sejarah manusia, khususnya selama Perang Dunia II. 

Unit ini merupakan bagian dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang, yang melakukan eksperimen biologi dan medis yang sangat mengerikan pada manusia.

Didirikan pada tahun 1936 di Harbin, Manchuria, unit 731 dipimpin oleh Jenderal Shirō Ishii. Mereka bertanggung jawab atas banyak eksperimen kejam pada manusia.

Latar Belakang Unit 731

Tempat eksperimen Unit 731 (wikipedia)

Unit 731 dibentuk untuk mengembangkan senjata biologis yang bisa digunakan dalam perang. Namun, seiring waktu, eksperimen yang dilakukan menjadi jauh lebih brutal, dengan manusia sebagai objek percobaan.

Baca Juga: Misteri di Pegunungan Ural Rusia: Insiden Dyatlov Pass yang Tak Terpecahkan

Unit 731 ini terdiri dari 150 gedung dan 5 perkemahan satelit dengan 3.000 ilmuwan dan teknisi. Para ilmuwan yang melakukan eksperimen pada tahanan perang, warga sipil China, Korea, bahkan dari eropa. 

Eksperimen Manusia yang Kejam

Eksperimen Unit 731 yang dilakukan pada manusia (medium.com)

Di bawah pengawasan Jenderal Shirō Ishii, Unit 731 melakukan berbagai eksperimen brutal yang tidak dapat dibayangkan:

1. Pembekuan dan Penyiksaan

Salah satu eksperimen paling mengerikan yang dilakukan adalah uji coba efek suhu beku pada tubuh manusia. Tahanan direndam dalam air es hingga anggota tubuh mereka membeku.

Setelah itu, mereka mencoba mencairkan tubuh dengan berbagai metode, seperti menyiram tubuh korban dengan air panas, menyalakan api, dan membiarkan korban tidak diobati semalaman.

2. Pembedahan Tanpa Anestesi

Tahanan dibedah hidup-hidup tanpa diberikan obat bius. Organ-organ mereka diangkat, anggota tubuh mereka diamputasi, dan berbagai prosedur medis lainnya dilakukan untuk mempelajari reaksi tubuh manusia.

Ada juga korban yang tubuhnya diamputasi, kemudian disambungkan kembali ke sisi tubuh yang lain. Sementara anggota tubuhnya yang lain hancur. 

3. Tes Senjata dan Ledakan

Para tahanan juga digunakan sebagai sasaran hidup untuk menguji efek dari granat, bom, dan senjata api.

Baca Juga: Lika Liku Jalan Hidup Gatot Brajamusti: Dari Guru Spiritual ke Tersangka Narkoba

Mereka dijadikan "kelinci percobaan" untuk mengukur sejauh mana senjata-senjata tersebut dapat melukai manusia.

4. Eksperimen Kesehatan Reproduksi

Para wanita dipaksa untuk hamil, dan setelah berhasil hamil, mereka disuntik dengan beberapa virus berbahaya.

Setelah bayi lahir, bayi-bayi tersebut kemudian dibedah oleh para ilmuwan untuk memeriksa apakah organ dalamnya sehat atau tidak.

Akhir Eksprimen dari Unit 731

Eksprimen dari Unit 731 (medium.com)

Setelah kekalahan Jepang pada tahun 1945, Unit 731 mencoba untuk menghapus bukti kejahatannya.

Banyak fasilitas mereka dihancurkan, dan beberapa korban dieksekusi untuk menghilangkan saksi.

Namun, beberapa bukti tetap ada, dan kisah-kisah mengerikan ini mulai terungkap. Yang mengejutkan, banyak ilmuwan yang terlibat dalam Unit 731, termasuk Shirō Ishii, tidak diadili setelah perang.

Hal ini dilakukan karena Amerika Serikat tertarik dengan data tersebut untuk mengembangkan senjata biologis. Akibatnya, banyak pelaku kejahatan perang di Unit 731 yang tidak pernah diadili.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: National Geographic Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU