Rabu, 17 JULI 2024 • 16:35 WIB

Detektif Jay J Armes Dapat Penghargaan Atas Kasus Anak Marlon Brando dan Inspirasi Episode Mysteries at the Museum

Author

Detektif Jay J Armes biografi dan perjalanan karirnya mengungkap kasus anak Marlon Brando

INDOZONE.ID – Dunia sempat dihebohkan dengan seorang detektif swasta difabel bernama Jay J Armes. Bagaimana aksi yang menantang itu dilakukannya ketika menyelamatkan seorang putra dari aktor ternama Marlon Brando pada masanya.

Kilas Balik Kehidupan Jay J Armes Sebelum Jadi Detektif Swasta Terkenal

Jay J Armes diketahui lahir dengan nama Julian Armas yang mana memiliki darah Meksiko. Ayahnya seorang pedagang kelontong.

Keusilannya ini sudah terjadi semenjak dirinya masih kecil, saat bersama dengan temannya bernama Dick Caples. Pada masa itu, ia masih berumur 11 tahun dan ia mencuriga torpedo kereta api.

Baca Juga: Mengenal Vidocq: Mantan Kriminal yang Mengkritik Polisi dengan Menjadi Polisi, Pelopor Detektif Swasta Modern

Armes yang penasaran dengan benda tersebut menggesekkan saja 2 batang torpedo, sehingga meledakannya langsung dan sebabkan kedua tangannya patah. Namun, beruntung sekali Charles tidak terkena ledakan itu.

Armes yang mana tangannya terluka parah langsung dibawa ke RS Hotel Dieu di El Paso dan merelakannya tangannya diamputasi sepanjang 2 inci diatas kedua pergelangan tangannya karena ledakan itu.

Jay J Armes sempat kembali bersekolah setelah menjalani 4 minggu masa operasi. Ia dipasangkan tangan prostetik dan memiliki anjing pelayan Gembala Jerman bernama Butch.

Ia suka sekali berolahraga dan menembak walau kondisi tangannya sekarang tidak utuh. Ia lulus dari sekolah Menengah Ysleta pada usia 15 tahun dan memperoleh gelar Kriminologi dan psikologi dari Universitas New York melalu kursus korespodensi.

Baca Juga: Arthur Conan Doyle, Sang Pembunuh Detektif Sherlock Holmes

Dilansir dari YouTube Great Big Story. Pria yang lahir 12 Agustus 1932 itu tak menyurutkannya untuk bisa mengendarai mobil, terbangkan pesawat, dan diving.

Bahkan, pada tahun 1970 an, perusahaan mainan asal AS sampai merilis boneka aksi yang mana mirip dengan dirinya menggunakan tangan prostetik yang mudah dilepas pasang.

Jay J Armes memulai karir memiliki kontrak dengan Twientieth Century Fox di Hollywood pada tahun 1949 – 1955. Kemudian, Armes pindah ke Texas dan menjadi Direktur Operasi Goodwill Industries di El Paso pada tahun 1956.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Tangmo Nida, Detektif Ini Punya Bukti Bila Korban Bukan Kecelakaan

Diketahui, Armes menjadi agen detektif swasta di El Paso sejak tahun 1958 dengan nama The Investigators. Yang mana menangani suatu kasus misteri.

Tidak ingin terlalu pelit dengan ilmu yang dimiliki. Jay J Armes memberikan kesempatan untuk siapapun yang ingin belajar terkait investigasi.

Armes akhirnya mengunjungi sekolah menengah di wilayah El Paso bersama asisten bernama James Cheu untuk memberikan materi terkait pekerjaan ke detektif swasta untuk mereka yang tertarik dengan profesi tersebut.

The Investigators kemudian membuat kursus investigas untuk anak – anak yang bekerja sama dengan Ideal Toy Corp dan baru saja meluncurkan lini mainan besutan Armes. Kursus ini juga telah merambah ke seluruh distrik di AS.

Armes juga menulis kursus pelatihan investigatif korespondensi dan mendirikan organisasi bernama The Investigators Training Academy pada tahun 1978. Jay J Armes yang saat ini telah berusia 88 tahun masih saja melakukan proses penyelidikan, seperti usia tak menyurutkannya untuk mengungkap suatu kasus.

Baca Juga: Cerdas Banget, Ini 5 Orang Detektif yang Jadi 'Sherlock Holmes' di Dunia Nyata

Kasus Penculikan Anak Marlon Brando Hingga Dapatkan Penghargaan

Armes dan timnya turut serta atas kasus penculikan yang terjadi pada anak Marlon Brando pada tahun 1972. Hingga, ia mendapatkan penghargaan sebagai “25 Orang Paling Menarik”

Kasus penculikan anak Marlon Brando ini bermula ketika sang aktor sedang melakukan syuting “Last Tango In Paris” di Perancis pada tahun 1972. The Investigators disewa untuk menemuka putra Marlon bernama Christian Brando pada tahun 1958.

Penculikan itu anehnya dilakukan oleh Ibunya sendiri bernama Anna Kashfi yang pernah menikah dengan Marlon Brando pada tahun 1958 – 1959. Sang ibu membawa Christian dari sekolah ke sekelompong geng hippie di Baja California, Meksiko.

Ada praduga kalau ia berjanji akan membayar geng itu sekitar US$10.000 untuk bisa sembunyikan Christian dan agar tidak ditemukan oleh Marlon. Tapi, ternyata Anna justru tidak membayar kelompok geng itu dan akhirnya anak itu tetap disembunyikan.

Baca Juga: Deretan Fakta Mengenai Allan Pinkerton, Pendiri Agensi Detektif Swasta Pertama di Dunia

Merasa murka dengan sikap Anna yang kurang kerjaan akhirnya memanggil The Investigators untuk temukan Christian dengan tim yang dipimpin oleh Armes. Walaupun proses pencarian sangat memakan waktu hingga larut malam.

Ketika bocah itu ditemukan ada di tenda yang menderita pneumonia bronkial. Anna Kashfi langsung ditangkap di jalan dekat perbatasan Meksiko. Atas kejadian tersebut, Marlon Brando mendapatkan hak asuh Christian Brando.

Proses penyelamatan Christian Brando inspirasi salah satu episode musim ketujuh dalam acara TV bertajuk “Mysteries at the Museum” yang mana ditayangkan di Travel Channel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube Great Big Story

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU