Rabu, 19 JUNI 2024 • 21:00 WIB

Kisah Marianne Bachmeier, Ibu di Jerman yang Tembak Pembunuh Anaknya hingga Tewas di Hadapan Hakim

Author

Marianne Bachmeier

INDOZONE.ID - Nama Marianne Bachmeier sempat menjadi terkenal karena tindakan main hakim sendiri yang kontroversial.

Marianne Bachmeier adalah seorang wanita Jerman yang lahir pada 3 Juni 1950 di Sarstedt, Jerman Barat. Dia memiliki seorang putri bernama Anna Bachmeier.

Pada 5 Mei 1980, Anna yang saat itu berusia 7 tahun diculik, diperkosa, dan dibunuh oleh Klaus Grabowski, seorang pria berusia 35 tahun yang memiliki catatan kriminal terkait pelecehan anak.

Tak terima dengan kejadian yang menimpa sang anak, pada 6 Maret 1981, Marianne Bachmeier melakukan pembalasan terhadap Klaus Grabowski.

Selama persidangan yang digelar di aula Pengadilan Distrik Lübeck, Marianne Bachmeier menyelundupkan pistol ke ruang sidang dan menembak mati Klaus Grabowski.

Ia menembakkan pistol tersebut sebanyak tujuh kali, mengenai Klaus Grabowski sebanyak enam kali.

Baca Juga: Kekejaman Elizabeth Wettlaufer, Suster Psikopat Asal Kanada yang Tega Menghabisi Nyawa Para Lansia

Tindakan ini terjadi di depan hakim, juri, dan para saksi di ruang sidang.

"I did it for you, Anna," itulah sepenggal kalimat yang diucapkan Marianne Bachmeier untuk putrinya.

Dihukum Penjara

Marianne Bachmeier

Atas perbuatannya itu, Marianne Bachmeier ditangkap dan kasusnya menarik perhatian media internasional.

Pada 1983, Marianne Bachmeier diadili dan dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun, atas tuduhan pembunuhan tingkat dua.

Baca Juga: Aksi Penembakan Kakek 88 Tahun karena Kebencian pada Kaum Yahudi

Akan tetapi, dia hanya menjalani tiga tahun dari hukuman tersebut, sebelum akhirnya dibebaskan lebih awal.

Meninggal Dunia

Makam Marianne Bachmeier dan Anna

Setelah dibebaskan dari penjara, Marianne Bachmeier menjalani kehidupan yang relatif tenang. Ia pindah ke Nigeria dan kemudian ke Sisilia, Italia.

Dia kemudian kembali ke Jerman ketika kesehatannya memburuk. Dia menderita depresi dan kecanduan alkohol.

Sampai pada 17 September 1996, Marianne Bachmeier meninggal dunia karena kanker pankreas dan dimakamkan di sebelah makan putrinya di Lübeck, Jerman.

Kasus Marianne Bachmeier memicu perdebatan tentang keadilan, balas dendam, dan sistem peradilan.

Beberapa orang melihatnya sebagai pahlawan yang membela putrinya. Namun yang lain, justru mengutuknya karena main hakim sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU