Selasa, 18 JUNI 2024 • 08:57 WIB

Kisah Tragis Reporter Koran yang Tewas di Tangan Al Capone, Sang Ketua Gangster Legendaris AS Hanya Gara-gara Ini

Author

Reporter yang tewas ditembak dan berkaitan dengan Al Capone. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Bos gangster atau mafia Al Capone dikenal akan kekejamannya dalam sejarah Amerika Serikat. Termasuk saat membunuh seorang reporter lantaran masalah hutang pada 96 tahun yang lalu.

Siang hari pada 9 Juni 1930, seorang reporter dari koran Chicago Tribune bernama Alfred "Jake" Lingle sedang dalam perjalanan menuju tempat pacuan Kuda di Chicago, Illinois, AS. Ia menaiki kereta api bawah tanah dan turun di Millenium Station.

Sesampainya di stasiun, Jake diikuti oleh 2 orang pria misterius. Saat hendak berjalan keluar stasiun, salah satu diantara 2 pria itu tiba-tiba mengarahkan pistol kaliper 38 mm ke belakang kepalanya Jake. Tak lama kemudian, pria itu menembak bagian belakang kepalanya Jake dan berlari dari lokasi kejadian.

Pasca kejadian itu, pihak Chicago Tribune langsung mengadakan sayembara berhadiah uang sebesar $1.034.000 bagi siapapun yang bisa melacak si pembunuh. Dan hasilnya, Polisi berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku pembunuhannya Jake. Pelaku memiliki badan kurus, rambut pirang dan bermata biru.

Baca Juga: Tsutomu Miyazaki, Si Otaku Sadis yang Bunuh Bocah-bocah 4 Tahun dan Makan Jasadnya

Senjata milik pelaku

Rekonstruksi kejadian di TKP

Akhirnya pada Januari 1931, Polisi berhasil menangkap otak dibalik pembunuhan Jake yang bernama Leo Vincent Brothers. Ia adalah salah satu anak buah dari ketua gangster legendaris AS, yaitu Al Capone.

Hasil investigasi dari kasus ini benar-benar mengejutkan sejumlah pihak. Bahkan, jika diibaratkan sebuah cerita, inilah bagian plot twist dari cerita tersebut.

Saat diinterogasi, Leo mengaku kalau Ia melakukan itu karena Jake memiliki utang sebesar $1.881.000 kepada Al Capone akibat kebiasaan Jake yang suka berjudi. Ia hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang penagih utang, namun karena Jake enggan melunasi utangnya, maka Leo pun diperintahkan mengeksekusi mati Jake.

Baca Juga: Kisah Dibalik Penusukan Massal di Akihabara oleh Tomohiro yang Dituntut Orang Tua Jadi Sempurna

Di sisi lain, Jake diketahui membantu kelompok gangsternya Al Capone dalam memeras sejumlah klub di AS. Alasannya karena bayarannya sebagai reporter jauh lebih kecil dibanding uang haram yang Ia dapatkan.

Chicago Tribune mengaku terkejut dengan kenyataan yang diungkap dari hasil investigasi Polisi. Selama ini, mereka tidak pernah tahu kesibukan Jake diluar pekerjaannya sebagai reporter. Atas tindakannya, Leo harus mendekam di penjara selama 14 tahun.

 

Jake Lingle

Sedikit informasi mengenai Jake, Ia lahir di Chicago pada 2 Juli 1891. Ia pernah menjadi seorang pemain Baseball dan bekerja di sebuah perusahaan alat-alat medis. Setelah itu, Ia mulai bekerja di Chicago Tribune dengan pekerjaan pertamanya sebagai seorang office boy.

Memasuki tahun 1912, Jake memulai kariernya sebagai reporter di Chicago Tribune. Ia menjadi reporter khusus berita kriminal yang berkaitan dengan aksi para gangster. Setiap melakukan tugasnya, Ia akan melaporkan kejadian di lapangan sambil menelepon penulis di Chicago Tribune, setelah itu, berita kriminal pun akan tersajikan.

Fun fact, William F. Russell, Ketua Polisi Chicago saat itu adalah teman masa kecil Jake. Siapa sangka kalau seorang reporter korup di Chicago memiliki teman yang memiliki pangkat tinggi kepolisian. 

Baca Juga: Kisah Mamoru Takuma, Korban Penyiksaan Sang Ayah yang Bantai Sekolah Dasar Osaka

Sementara Leo, Ia memang sudah pernah berkecimpung di dunia gangster sejak dahulu. Sebelum beroperasi di Chicago, Ia sempat beroperasi di St. Louis, Missouri dengan bergabung bersama kelompok Egan's Rats

Saat di Chicago, Ia sempat menjadi pemilik dari klub The Green Mill Cocktail Lounge. Dan setelah itu, Ia mulai dipekerjakan oleh Al Capone sebagai anak buahnya. Kepindahan Leo dari St. Louis ke Chicago bukan karena tanpa alasan, tapi untuk melarikan diri dari kasus pembunuhan yang pernah Ia lakukan di tahun 1929, setahun sebelum kejadian pembunuhan Jake Lingle.

Leo baru dibebaskan dari penjara pada tahun 1940. Setelah bebas, Ia kembali ke St. Louis untuk kembali ke dunia gangster. Leo meninggal pada 23 Desember 1950 akibat penyakit jantung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia, Chicago Tribune, Myalcaponemuseum.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU